• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
111 dilihat       25 Oktober 2025

Saluran Irigasi Jebol Ancam Lahan Produktif

Tabanan, 24 Oktober 2025 — Di tengah upaya mencapai swasembada pangan, Kepala Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali, Dr. drh. I Made Rai Yasa, MP., selaku Penanggung Jawab Luas Tambah Tanam (LTT) Padi Provinsi Bali, turun langsung meninjau lokasi jebolnya saluran irigasi primer di Subak Batuaji, Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan.
Dalam kunjungan lapangan tersebut, Kepala BRMP Bali didampingi oleh Penanggung Jawab LTT Kabupaten Tabanan, Penyuluh Pertanian Wilayah Binaan Desa Batuaji, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.
Dewa Nyoman Triasa, S.Pt., Penyuluh Pertanian Wilayah Binaan Desa Batuaji, melaporkan bahwa saluran irigasi primer tersebut telah jebol sejak tahun 2021. Akibatnya, sekitar 25 hektare lahan sawah di wilayah tersebut tidak dapat ditanami padi. “Sudah hampir empat tahun petani tidak bisa menanam karena air tidak bisa dialirkan. Saya khawatir, jika tidak segera diperbaiki, lahan ini bisa beralih fungsi menjadi perumahan,” ungkapnya dengan nada cemas.
Menanggapi laporan tersebut, Kepala BRMP Bali, Dr. I Made Rai Yasa, menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini. Ia menyebutkan bahwa kerusakan jaringan irigasi menjadi salah satu faktor utama yang dapat menghambat realisasi LTT Padi di Kabupaten Tabanan. “Dengan rusaknya saluran primer ini, produktivitas dan intensitas tanam menurun. Biasanya petani bisa tanam dengan IP 300 (tiga kali tanam setahun). Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar saluran ini segera diperbaiki,” tegasnya
Prev Next

- Administrator


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    DWP Otoritas Bandara I Gusti Ngurah Rai Belajar Pemanfaatan Lahan Pekarangan di BRMP Bali
    12 Des 2025 - By zulfachry reza
  • Thumb
    SD Cendikia Harapan Belajar Manajemen Urban Farming di BRMP Bali
    11 Des 2025 - By zulfachry reza
  • Thumb
    RAPAT KOORDINASI PENCAPAIAN TARGET LTT PADI DI KABUPATEN JEMBRANA
    11 Des 2025 - By zulfachry reza
  • Thumb
    Gerakan Panen Padi Bersama di Karangasem: Kolaborasi Perkuat Swasembada Pangan
    10 Des 2025 - By zulfachry reza
  • Thumb
    Stasiun Klimatologi Bali Gelar Sekolah Lapang Iklim Tematik Mendukung LTT di Bali
    09 Des 2025 - By zulfachry reza

tags

BRMP Bali Kerambitan LTT Subak Batuaji Tabanan irigasi jebol lahan bera perbaikan irigasi pertanian swasembada pangan

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected]

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved