Rapat Koordinasi Strategi Pencapaian Target LTT Padi Di Kabupaten Gianyar
Kamis, 6 Nopember 2025 - Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Bali (BRMP Bali) melaksanakan rapat koordinasi untuk menggali permasalahan dan kendala pencapaian Luas Tambah Tanam (LTT) Padi di Kabupaten Gianyar bertempat di PLUT-KUMKM Dinas Koperasi dan KUM Kabupaten Gianyar.
Rapat koordinasi dihadiri pula oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Provinsi Bali, Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar beserta Kepala Bidang di lingkup Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Dandim 1616 Gianyar, BPS Kabupaten Gianyar, BWS Bali-Penida, Koordinator Penyuluh Pertanian Kabupaten Gianyar, Koordinator BPP se-Kabupaten Gianyar, Penyuluh dan Pencatata Data BPP se-Kabupaten Gianyar Acara di buka oleh Plt. Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar.
Dalam arahannya Kepala Bidang TPH Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar Ni Made Yuliani Putri, S.P, M.Agb., menyampaikan rapat koordinasi ini merupakan kegiatan yang sudah menjelang akhir tahun 2025, tentunya akan disajikan capaian target Luas Tambah Tanam (LTT) dikaitkan dengan beberapa capaian realisasi yang telah dicapai. Diharapkan dari BRMP Bali memberikan strategi atau kiat-kiat terhadap permasalahan/kendala yang ada untuk mencapai target yang telah ditetapkan oleh pusat.
Begitu pula BPS Kabupaten Gianyar dapat membantu khusunya dibidang data produksi dan produktivitas tanaman padi di Kabupaten Gianyar karena sangat penting mengingat target dari pusat tidak hanya Luas Tambah Tanam (LTT) tetapi juga target luas panen, produksi dan produktivitas yang harus tercapai di tahun 2025. Sedangkan dari Kodim 1616 Gianyar dapat memberikan arahan terkait dengan pendampingan di lapangan sehingga dapat tercapai target LTT padi di Kabupaten Gianyar.
Dalam paparan materinya juga disampaikan rincian total target LTT Reguler Kabupaten Gianyar 25.305 hektar (155.157 hektar untuk provinsi Bali), padi gogo 1 hektar (dimasukkan dalam reguler), LTT Kemen PU 624 dengan IP reguler 2,33, Target Kabupaten Gianyar 25.305 hektar. Sedangkan luas panen 24.924 hektar, produktivitas 65,65 kwintal per hektar, produksi 163.626 ton GKG.
Dari BRMP Bali, Agung Prijanto, SP., M.Agb. Penanggungjawab Kegiatan LTT Kabupaten Gianyar memaparkan bahwa Kementerian Pertanian melalui Program LTT berupaya meningkatkan luas areal tanam komoditas pangan strategis terutama padi dengan memanfaatkan lahan potensial, lahan tidur, serta lahan suboptimal yang dapat dioptimalkan. Data LBS kabupaten Gianyar menurut Kementerian ATR BPN bila disandingkan tahun 2023 dengan 2025 terjadi penurunan dari 10.847,12 pada tahun 2023 menjadi 10.035 tahun 2025, jadi mengalami selisih sebesar 811.12 hektar. Bila disandingkan dengan tahun 2023-2025 capaian sekitar 95,11% begitu pla sandingan tahun 2024-2025 mencapai sekitar 63,39 %.
Dari pihak Badan Pusat Statistik Kabupaten Gianyar Maria Lin Maidiana, S.ST., menyampaikan penghitungan luas panen dapat dilakukan dengan menggunakan metode Kerangka Sample Area (KSA) yang dipakai dari tahun 2018 hingga saat ini karena karena mempunyai keunggulan dibandingkan dengan metode sebelum 2015 seperti: metode penghitungan luas panen estimasi hasil survei sampel dengan kerangka sampel berbasis geospasial, random sampling, ilmiah, berdasar pengamatan lapangan fase tumbuh padi (objektif), pencatatan dengan paperless, penyajian data relatif cepat, up to date, akurasi statistik dapat diukur, kaya akan informasi tambahan seperti potensi panen.
Dengan adanya rapat koordinasi ini bisa memperkuat sinergi antar stakeholder terkait dalam pencapaian target realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) Padi dalam mendukung swasembada pangan Kabupaten Gianyar khususnya dan Nasional pada umumnya.