Plt. Itjen Kementan Hadiri Panen Padi Bersama di Kota Denpasar
Denpasar, 7 November 2025 - Plt. Itjen Kementan Memet Darmawan, S.TP., M.P., didampingi Inspektur IV, drh.Pujo Harmadi, M.P., bersama jajaran serta Kepala BRMP Bali Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P., menghadiri panen padi bersama di Subak Padang Galak, Desa Kesiman Kertalangu, Denpasar. Hadir pula Dinas Pertanian Kota Denpasar, Koordinator BPP Denpasar Timur bersama tim, Kepala Desa Kesiman Kertalangu, Pekaseh Subak Padang Galak, dan petani anggota subak.
Pekaseh Subak Padang Galak, Ketut Losen yang mengaku sebagai mantan pekerja pariwisata di Bali menyampaikan kendala utama berbudidaya padi di Kota Denpasar antara lain alih fungsi lahan. "Pada tahun 1952 luas subak di sini mencapai 204 ha. Namun pada saat ini masih tersisa 96 ha, dengan jumlah anggota sebanyak 183 orang. Mereka bersyukur karena sawah ini masih bisa dipertahankan karena termasuk ke dalam Lahan Sawah Dilindungi (LSD)" ungkapnya.
Ketut Losen juga mengakui meningkatnya harga gabah kering panen menjadi Rp. 6.500 per kg dan turunnya harga pupuk subsidi sebesar 20 persen menjadikan petani yang tergabung di Subak Padang Galak semakin berminat untuk tetap bertani. "Walaupun ada yang menjadikan bertani sebagai kegiatan sampingan. Dengan adanya kolaborasi pemanfaatan lahan sawah untuk lokasi kunjungan agro wisata, petani di sini juga memperoleh dukungan sarana produksi dari pengelola pariwisata, selain dari pemerintah sendiri" tuturnya.
Plt. Itjen Kementan pada acara diskusi dengan petani menyampaikan apresiasi atas tingginya semangat petani untuk terus bertani. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh petugas di lapangan, berharap agar para petugas di lapangan tetap setia dan bersemangat mendampingi petani dalam penyedian benih, pupuk, alsintan, dan lainnya.