• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected] / [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
87 dilihat       11 Maret 2026

Pengamatan Fase Vegetatif Uji Adaptasi Galur Padi Lokal Bali di Subak Uma Kumbuh Gianyar

Gianyar, 11 Maret 2026 – Upaya pengembangan dan pelestarian padi lokal Bali terus dilakukan melalui kegiatan uji adaptasi galur padi Sri Sedana yang dilaksanakan di Subak Uma Kumbuh, Desa Mas, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan galur padi lokal tersebut dalam menyesuaikan diri dengan kondisi agroekosistem setempat sekaligus melihat potensi pertumbuhan dan produksinya.

Kegiatan uji adaptasi yang diprakarsai oleh PT Bali Sri Organik (BSO). Galur padi Sri Sedana ditanam dengan teknik budidaya yang umum dilakukan oleh petani setempat. Pengamatan dilakukan secara berkala untuk melihat perkembangan tanaman, terutama pada fase vegetatif yang sangat menentukan pembentukan anakan produktif.

Menurut Ni Putu Sutami, (Penyuluh BRMP Bali) Beberapa parameter yang diamati dalam kegiatan ini meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan per rumpun, kondisi pertumbuhan daun, serta tingkat serangan hama dan penyakit. Berdasarkan pengamatan sementara, galur Sri Sedana menunjukkan kemampuan pembentukan anakan yang cukup baik. "Jumlah anakan yang terbentuk menjadi indikator penting dalam menentukan potensi hasil tanaman padi karena anakan produktif akan berkembang menjadi malai pada fase generatif" jelasnya.

Lebih lanjut Sutami mengatakan hasil pengamatan oleh bersama dengan BPSBTPH Bun dan PPL di lapangan menunjukkan bahwa pada umur padi 38 hari setelah tanam (Hst), Secara umum, tanaman menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik dengan kondisi tanaman yang relatif seragam dan warna daun hijau segar yang menandakan pertumbuhan tanaman yang sehat."Kondisi tanaman padi juga menunjukkan bahwa tingkat serangan organisme pengganggu tanaman masih tergolong rendah. Hal ini menjadi indikasi awal bahwa kedua galur padi tersebut memiliki kemampuan adaptasi yang cukup baik terhadap kondisi lingkungan sawah di Kabupaten Gianyar" tambahnya.

Sementara itu IB Gde Arsana, owner PT BSO, mengatakan dengan melihat langsung performa tanaman di lapangan petani diharapkan dapat menilai sendiri keunggulan dan potensi galur padi yang diuji."Pengembangan galur padi lokal seperti Sri Sedana memiliki nilai strategis dalam menjaga keragaman genetik tanaman padi di Bali. Varietas lokal seringkali memiliki karakteristik yang khas, baik dari segi ketahanan terhadap kondisi lingkungan maupun kualitas beras yang sesuai dengan selera masyarakat" ujarnya.

Disebutkan juga ke depan, pengamatan akan terus dilakukan hingga tanaman memasuki fase generatif dan panen untuk memperoleh data yang lebih lengkap mengenai komponen hasil, potensi produksi, serta kualitas gabah dan beras dari kedua galur padi tersebut. "Hasil pengujian ini diharapkan nantinya dapat menjadi dasar dalam menentukan kelayakan galur Sri Sedana sebagai varietas yang berpotensi untuk dikembangkan lebih luas di wilayah Gianyar dan sekitarnya" ujar Arsana.

(Sutami, dkk)

Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Macam-Macam Gulma pada Tanaman Padi dan Cara Tepat Pengendaliannya
    14 Jul 2026 - By Admin
  • Thumb
    Mengenal Skala pH Tanah: Dampak pada Tanaman dan Cara Pengelolaannya
    02 Jul 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Sukseskan Program Magang Mahasiswa melalui Bimtek SOP Budidaya Tomat dan Budidaya Kambing
    30 Jun 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Fasilitasi Magang Mahasiswa Unram Teori hingga Praktik
    30 Jun 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Gelar Rapat Rutin, Perkuat Sinergi Percepatan Program Strategis Kementerian Pertanian
    29 Jun 2026 - By Admin

tags

bali maju bali sri organik brmp bali budidaya padi gianyar info pertanian bali ketahanan pangan padi lokal petani bali plasma nutfah sri sedana subak bali ubud varietas padi

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected] / [email protected]

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved