STANDAR PANEN BUAH KOPI UNTUK MENINGKATKAN KWALITAS MUTU GREEN BEANS YANG DIHASILKAN
Mutu green beans kopi (biji kopi mentah) salah satunya ditentukan oleh faktor tingkat kematangan buah kopi yang dipanen. Tingkat kematangan buah kopi yang dipanen akan mempengaruhi ukuran, bentuk dan warna biji yang dihasilkan. Ciri-ciri buah kopi yang telah matang bisa dilihat dari warna kulitnya. Buah kopi yang paling baik untuk dipanen adalah yang telah matang penuh, berwarna merah. Namun, karena berbagai alasan, para petani sering memanen buah yang masih berwarna kuning bahkan hijau. Setiap tingkat kematangan menghasilkan menghasilkan karakteristik kopi yang berlainan.
Karakteristik buah kopi dilihat dari tingkat kematangan
| No. | Tingkat kematangan | Gambar | Keterangan |
| 1 | Warna hijau dan hijau kekuningan (buah kopi masih muda) | ![]() |
Menandakan kondisi buah masih muda. Apabila dipetik biji yang dihasilkan berwarna pucat keputihan dan keriput. Aroma dan body yang terbentuk masih sangat lemah. Tidak disarankan untuk dipetik. |
| 2 | Warna kuning kemarahan (buah kopi ½ masak) | ![]() |
Sudah mulai matang, aroma dan body mulai mantap. Bijinya berwarna keabu – abuan. Sudah boleh utk dipetik |
| 3 | Warna merah penuh (buah kopi masak penuh) | ![]() |
Buah sudah matang sempurna, aroma dan citarasa sudah terbentuk dengan mantap. Kondisi paling baik untuk dipetik |
| 4 | Warna merah tua (buah kopi over ripe) | ![]() |
Buah sudah kelewat matang, bijinya berwarna coklat kehitaman, aroma dan bodynya mulai menurun, terkadang mengeluarkan citarasa bau tanah. Buah sudah harus dipetik. |
Keuntungan pemanenan buah kopi masak antara lain:
1) mudah diproses karena kulitnya mudah terkelupas;
2) Rendemen hasil lebih tinggi;
3) biji kopi lebih bernas sehingga ukuran biji lebih besar karena buah telah matang optimum;
4) waktu pengeringan lebih cepat;dan
5) mutu fisik biji dan citarasa kopi lebih baik.
(Sgy)



