• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected] / [email protected] https://bali.brmp.pertanian.go.id
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
44 dilihat       07 Agustus 2026

BRMP Bali Kawal PM-AAS di Subak Cuculan, Produktivitas Padi Ditarget Naik Dua Kali Lipat

Denpasar, 7 Agustus 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali terus mengawal implementasi Program Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) Kementerian Pertanian sebagai upaya mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional. Salah satu pendampingan dilakukan di Subak Cuculan, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar.
 
Kegiatan ini merupakan kolaborasi BRMP Bali bersama Dinas Pertanian Kota Denpasar, penyuluh pertanian, dan petani setempat untuk memastikan penerapan teknologi PM-AAS berjalan optimal di tingkat lapangan. Pada lahan seluas 0,04 hektare milik I Wayan Mara yang berada di bawah kepemimpinan Pekaseh I Nyoman Sudarya, dilakukan penanaman padi varietas Ciherang menggunakan metode PM-AAS.
Teknologi yang diterapkan adalah sistem tanam benih langsung (tabela) menggunakan drum seeder. Metode ini menjadi salah satu komponen utama PM-AAS karena mampu mempercepat proses tanam, menghasilkan jarak tanam yang seragam, mengurangi kebutuhan tenaga kerja, serta meningkatkan efisiensi budidaya.
 
Melalui PM-AAS, populasi tanaman dibuat lebih rapat dengan penggunaan benih dan pupuk yang lebih optimal. Jika budidaya konvensional hanya memerlukan sekitar 30 kilogram benih per hektare, pada sistem PM-AAS kebutuhan benih meningkat menjadi sekitar 70 kilogram per hektare. Demikian pula kebutuhan pupuk disesuaikan dengan jumlah populasi tanaman yang lebih banyak sehingga diharapkan mampu menghasilkan produktivitas yang jauh lebih tinggi.
 
Penyuluh Pertanian BRMP Bali, Pekik Anggoro, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa pendampingan PM-AAS merupakan bagian dari transformasi menuju pertanian modern yang mengedepankan efisiensi dan penerapan teknologi. "PM-AAS mengintegrasikan penggunaan benih unggul, pengelolaan air yang tepat, pemupukan berimbang, mekanisasi pertanian, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya produksi," ujarnya.
 
Ia menambahkan, keberhasilan PM-AAS tidak terlepas dari sinergi antara BRMP Bali, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani. Pendampingan yang berkelanjutan akan mempercepat adopsi inovasi di tingkat petani sehingga manfaat teknologi dapat dirasakan secara nyata.
"Ketika inovasi didampingi secara intensif oleh penyuluh pertanian, peluang keberhasilannya akan semakin besar. Inilah yang menjadi kunci percepatan modernisasi pertanian di Kota Denpasar," tambahnya.
 
Usai kegiatan penanaman, petugas juga melaksanakan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) kepada petani. Survei ini bertujuan mengukur kualitas pelayanan publik, mengetahui harapan masyarakat, serta menjadi dasar penyempurnaan kebijakan dan peningkatan mutu pelayanan pemerintah.
 
BRMP Bali menegaskan akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada petani dalam penerapan PM-AAS sebagai bentuk komitmen mendukung program Kementerian Pertanian menuju swasembada pangan berkelanjutan. Melalui penerapan teknologi pertanian modern, produktivitas padi diharapkan meningkat secara signifikan sekaligus mampu meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai sentra produksi padi di Indonesia.
 
Oleh: Anggoro & Tim LTT Kota Denpasar
Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan
    23 Okt 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Dorong Pengembangan Produk Telur Cage Free sebagai Produk Peternakan Unggulan Desa Sanding
    30 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Hadiri Panen Jagung Karangasem: Produktivitas 11,6 Ton/Ha
    30 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Monitoring PMAAS di Bangli Dorong Percepatan CPCL dan Pengawalan Budidaya di Tingkat Subak
    30 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Serunya Outing Class Siswa MI Al Ashar di Agroeduwisata BBRMP Bali
    29 Sep 2026 - By Admin

tags

advance agriculture system brmp bali desa pemogan dinas pertanian denpasar kementerian pertanian mekanisasi pertanian padi varietas ciherang pekik anggoro pertanian modern bali pm-aas denpasar subak cuculan survei kepuasan masyarakat swasembada pangan nasional tabela drum seeder

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected] / [email protected] https://bali.brmp.pertanian.go.id

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved