BRMP Bali Gelar Rakor Strategi Capaian LTT, Klungkung
Klungkung, 30 Juli 2025 — Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali menggelar rapat koordinasi strategi pencapaian Luas Tambah Tanam (LTT) di wilayah Kecamatan Klungkung dan Kecamatan Dawan. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kec. Klungkung, yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kab. Klungkung, Koramil, Dinas Pekerjaan Umum, BWS Bali-Penida, Pekaseh Subak serta perwakilan petani di dua Kecamatan di Kabupaten Klungkung.
Kepala BRMP Bali, Dr. drh. I Made Rai Yasa, MP., menyampaikan apresiasi kepada para petani di Kabupaten Klungkung yang telah mencapai target kesanggupan LTT. “Kami bangga karena Klungkung menunjukkan komitmen tinggi dalam memanfaatkan seluruh lahan pertanian. Tidak ada lahan tidur, dan kami siap memberikan pendampingan maksimal,” ujarnya.
Dijelaskan pula bahwa peringkat masing-masing subak sebagai bentuk transparansi dan motivasi untuk meningkatkan kinerja petani.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Klungkung, drh. Ida Bagus Gede Juanida, turut memberikan apresiasi kepada semua pihak yang berperan dalam pencapaian ini. “Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras petani dan stakeholder pertanian. Harapan kami, dukungan moral dari BRMP, TNI, Dinas PU, dan BWS Bali-Penida dapat terus memotivasi para petani untuk bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya,” ungkapnya.
Rakor ini juga membahas dukungan infrastruktur irigasi. Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Klungkung, Komang Gede DS., ST., M.Si., menyampaikan bahwa terdapat 9 titik irigasi yang akan diperbaiki pada tahap ke-3 tahun ini, sehingga perlu sinergi lintas instansi agar target LTT tetap tercapai.
Perwakilan BWS Bali-Penida, Putu Rio Abdi Wisesa, ST., menambahkan bahwa pihaknya menangani infrastruktur pusat dan telah menjadwalkan perbaikan di 9 dari 75 lokasi di Bali. Ia mengimbau agar laporan kerusakan segera diinput melalui aplikasi SIPURI (Sistem Informasi Program Usulan Irigasi) paling lambat awal Agustus.
Dengan semangat kolaboratif dan sinergi lintas sektor, Klungkung menunjukkan langkah nyata menuju modernisasi pertanian dan ketahanan pangan yang berkelanjutan.
Tim LTT Klungkung