BBRMP Bali Ikuti Koordinasi dan Percepatan Kegiatan Ditjen LIP Tahun 2026 di Lombok
Lombok, 13 Maret 2026 - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali (BBRMP Bali) mengikuti acara Koordinasi dan Percepatan Kegiatan Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian di Satker BPLIP Kelas II NTB TA. 2026. Acara dilaksanakan di Ruang Rapat Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Nusa Tenggara Barat secara daring dan luring.
Secara luring acara dihadiri oleh Kepala BBRMP NTB, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Nusa Tenggara Barat, seluruh Kepala Dinas Kabupaten/Kota se Provinsi NTB, Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Bali diwakili Katimker Pendampingan Program Wilayah I, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, seluruh Kepala Dinas Kabupaten/Kota se Provinsi Bali.
Sedangkan secara daring dihadiri Kepala Balai Penerapan Modernisasi Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Timur, seluruh Kepala Dinas Kabupaten/Kota se Provinsi NTT, Kepala Balai Penerapan Modernisasi Provinsi Maluku, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Kepala Balai Penerapan Modernisasi Provinsi Maluku Utara, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara serta seluruh Kepala Dinas Kabupaten/Kota se Provinsi Maluku dan Maluku Selatan.
Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Nusa Tenggara Barat. Hendro Cahyono, S.Pt, M.M., M.Sc., dengan mengucapkan selamat datang kepada peserta kegiatan koordinasi dan dimana BPLIP kelas II NTB yang berkantor di BBRMP NTB sehingga koordinasi lebih maksimal dalam setiap kendala irigasi.
Sekretaris Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Sesditjen LIP) Dhani Gartina, S.Kom,. M.T., menyampaikan keseriusannya dalam melaksanakan percepatan kegiatan LIP yang diantaranya Irigasi Perpompaan, Irigasi Perpipaan, Bangunan Konservasi beserta Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier dalam mendukung program Luas Tambah Tanam (LTT) untuk mempertahankan swasembada pangan berkelanjutan. Dalam kesempatan sesi diskusi Bapak Sesditjen menyampaikan bahwa paling lambat awal bulan April 2026 sudah proses semua kegiatan.
Provinsi Bali pada tahun 2026 mendapatkan alokasi 25 unit Irigasi Perpompaan, 6 Unit Irigasi Perpipaan dan 26 unit Bangunan Konservasi dimana progresnya ditunggu oleh Sesditjen LIP sampai akhir bulan Maret untuk bisa berprogres 90% dalam pengajuan data alokasi lewat verifikasi validasi Banper meskipun aplikasi belum siap, sedang pemeliharaan jaringan irigasi tersier Provinsi Bali mendapatkan rencana alokasi Piter alokasi pusat Tahap I di Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Karangasem masing-masing 10 unit dan Tahap II di Kabupaten Bangli dan Kabupaten Buleleng masing-masing 10 unit.
Terkait dengan progress pengajuan Bali Tahap I, Tabanan dan Karang Asem, dalam status pemberkasan atau berkas belum dikirimkan ke pusat. Tahap II, Buleleng, Bangli dan Jembrana status dalam pemberkasan.
(Agung Prijanto)