• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected] / [email protected] https://bali.brmp.pertanian.go.id
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
3 dilihat       18 Agustus 2026

Sistem Cage-Free: Solusi Tingkatkan Kualitas Telur & Pendapatan Peternak

Tabanan, 16 Agustus 2026 — Sistem pemeliharaan ayam petelur bebas kandang atau cage-free mulai menjadi salah satu inovasi yang menarik perhatian dalam pengembangan peternakan unggas berkelanjutan. Sistem ini tidak hanya memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi ayam, tetapi juga berpotensi meningkatkan kualitas produk, nilai jual telur, serta memperhatikan aspek kesehatan dan kesejahteraan hewan.
Salah satu penerapan sistem tersebut dilakukan di peternakan Lestari Farm, Tabanan, yang dikelola oleh Made Dwikayana. Menurut Made Dwikayana, peternakan tersebut saat ini memelihara sekitar 700 ekor ayam petelur dengan produksi mencapai 16–17 kerat telur per hari atau setara dengan tingkat produksi sekitar 68 persen.
 
Menurut I Made Londra, S. Pt., MP., (Analis Standardisasi BRMP Bali) penerapan sistem cage-free menjadi bagian dari upaya menghasilkan telur dengan kualitas yang lebih baik. Dalam sistem ini, ayam tidak dipelihara secara individual dalam kandang sempit, tetapi diberikan kesempatan untuk bergerak dan melakukan aktivitas alaminya. Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam penerapan konsep kesejahteraan hewan (animal welfare) pada usaha peternakan modern. "Perubahan pola pemeliharaan ayam petelur menuju sistem cage-free bukan sekadar perubahan bentuk kandang. Lebih jauh, sistem ini menuntut pengelolaan peternakan yang lebih baik, mulai dari penyediaan pakan dan air minum, kebersihan lingkungan, pengendalian penyakit, kepadatan ayam, hingga pengelolaan telur" jelasnya.
 
Lebih lanjut dijelaskan ayam yang dipelihara secara cage-free memiliki ruang yang lebih luas untuk bergerak, bertengger, dan melakukan perilaku alaminya. Namun, sistem ini juga membutuhkan manajemen yang lebih cermat karena ayam memiliki kontak yang lebih luas dengan lingkungan. Oleh karena itu, biosekuriti, sanitasi, vaksinasi, pemantauan kesehatan, dan pengendalian penyakit menjadi bagian penting yang tidak boleh diabaikan.
 
"Dengan manajemen yang tepat, penerapan cage-free diharapkan mampu menghasilkan telur yang tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumen dari sisi kuantitas, tetapi juga memiliki kualitas dan nilai tambah yang semakin baik" tambah I Made Londra.
Sementara itu pengalaman Lestari Farm di Tabanan menjadi contoh bahwa inovasi di tingkat peternak dapat dikembangkan menjadi pembelajaran yang lebih luas. Dengan pendampingan yang berkelanjutan dan berbasis data, sistem cage-free berpotensi menjadi salah satu model pengembangan peternakan ayam petelur yang lebih berkelanjutan.
 
Pada akhirnya, ayam yang sehat, lingkungan pemeliharaan yang baik, dan telur berkualitas merupakan satu kesatuan dalam membangun peternakan yang berdaya saing. Jika produktivitas dapat dipertahankan sekaligus kualitas telur dan kesejahteraan hewan ditingkatkan, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh ayam dan konsumen, tetapi juga oleh peternak melalui peningkatan nilai ekonomi usahanya.
 
I Made Londra
Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Bali Dorong Penerapan PM-AAS di Buleleng dengan Bantuan Benih dan Alat Tanam Tabela
    21 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Kepala BRMP Bali Dampingi Komisi IV DPR RI Kunjungan Kerja ke BBVet Denpasar
    20 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Perbenihan Perkebunan di Kabupaten Jembrana
    19 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Monev PITER Tahap I Kabupaten Jembrana Dorong Peningkatan LTT dan IP
    19 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Pengamatan Bawang Putih di Sidakarya, Pertumbuhan Tanaman Terpantau Baik
    18 Sep 2026 - By Admin

tags

animal welfare peternakan ayam petelur cage free tabanan biosekuriti peternakan brmp bali i made londra inovasi peternakan bali kementerian pertanian kesejahteraan hewan kualitas telur lestari farm made dwikayana peternakan berkelanjutan

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected] / [email protected] https://bali.brmp.pertanian.go.id

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved