• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected] / [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
3 dilihat       21 Juli 2026

Produktivitas Padi Inpari 32 di Subak Kacang Dawa Capai 8,34 Ton GKP per Hektar

Klungkung, 21 Juli 2026 – Produktivitas padi varietas Inpari 32 di Subak Kacang Dawa, Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung, menunjukkan hasil yang menggembirakan. Berdasarkan hasil ubinan yang dilaksanakan saat panen bersama produktivitas mencapai 8,34 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektar, mencerminkan potensi hasil yang masih tinggi di wilayah tersebut.

Kegiatan panen bersama dihadiri oleh Penyuluh Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali, Penyuluh Wilayah Binaan Desa Kamasan, Penyuluh Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Klungkung, serta petani pemilik lahan. Panen dilakukan pada lahan seluas 23 are yang ditanami padi varietas Inpari 32.

Pelaksanaan ubinan menghasilkan produksi 5,210 kilogram GKP, yang dikonversikan menjadi sekitar 8,34 ton GKP per hektare. Hasil ini menunjukkan bahwa Inpari 32 tetap memiliki produktivitas yang baik dan sesuai dengan kondisi agroekosistem Subak Kacang Dawa.

Petani pemilik lahan, I Ketut Sutama, mengungkapkan bahwa hasil panen musim tanam kali ini sedikit lebih rendah dibandingkan musim sebelumnya. Pada panen sebelumnya, hasil ubinan mencapai 5,5 kilogram GKP atau sekitar 8,80 ton GKP per hektare.

Menurutnya, penurunan produktivitas tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kondisi cuaca, ketersediaan air irigasi, serta faktor teknis budidaya selama masa pertumbuhan tanaman. Meski demikian, hasil panen yang diperoleh masih tergolong tinggi dan tetap memberikan keuntungan bagi petani.

Penyuluh BRMP Bali, Desak Rai Puspa, menjelaskan bahwa kegiatan ubinan menjadi salah satu metode penting untuk memperoleh data produktivitas yang akurat sekaligus mengevaluasi keberhasilan penerapan teknologi budidaya di tingkat petani.
"Data hasil ubinan menjadi dasar evaluasi sekaligus bahan perencanaan dalam meningkatkan produktivitas pada musim tanam berikutnya. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas padi dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan," ujarnya.

Sementara itu, Penyuluh Wilayah Binaan Desa Kamasan, Ni Putu Susandadewi, S.P., menyampaikan bahwa varietas Inpari 32 masih menjadi pilihan utama petani karena memiliki produktivitas yang relatif stabil, kualitas gabah yang baik, dan mampu beradaptasi dengan kondisi lahan di Subak Kacang Dawa.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan produksi tidak hanya bergantung pada potensi varietas, tetapi juga pada penerapan budidaya yang baik, meliputi penggunaan benih bermutu, pemupukan berimbang, pengelolaan air yang optimal, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu.

Melalui pendampingan intensif dari penyuluh dan penerapan teknologi budidaya yang tepat, diharapkan produktivitas padi di Kabupaten Klungkung dapat terus meningkat sehingga berkontribusi terhadap peningkatan produksi beras dan penguatan ketahanan pangan daerah.

Penulis: Desak Rai Puspa 

Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Bali Dampingi Tanam Padi Program PM-AAS di Subak Meliling, Tabanan
    25 Jul 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali dan Tim LIP Kementan Monitoring Perkembangan PITER di Kabupaten Karangasem
    25 Jul 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali dan Dinas Pertanian Kota Denpasar Gelar Tanam Padi PM-AAS di Subak Sembung Denpasar
    25 Jul 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Identifikasi Potensi Petani Hortikultura di Kabupaten Bangli
    25 Jul 2026 - By Admin
  • Thumb
    Tingkatkan Kapasitas Penyuluh, BRMP Bali Gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) PM-AAS di Jembrana
    25 Jul 2026 - By Admin

tags

brmpbali desakamasan desakraipuspa infopertanianbali inpari32 kementanri ketutsutama modernisasitani panenpadiklungkung produktivitaspadi sdmpertanian subakkacangdawa susandadewi swasembadapangan ubinaninpari32

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected] / [email protected]

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved