• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected] / [email protected] https://bali.brmp.pertanian.go.id
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
4 dilihat       08 Agustus 2026

PM-AAS di Buleleng: Demplot 70 Are Menuju Target 10 Ton/Ha

Buleleng, 6 Agustus 2026 – Semangat petani di Kabupaten Buleleng untuk menerapkan Program Pertanian Modern – Advanced Agriculture System (PM-AAS) terus menguat. Setelah mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Luas Tambah Tanam (LTT) dan sosialisasi PM-AAS, para petani langsung mengimplementasikan program tersebut melalui penanaman padi di lahan demplot seluas 70 are yang berlokasi di Subak Temukus, Desa Temukus, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.
Kegiatan penanaman dihadiri oleh perwakilan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Buleleng, perwakilan Camat Banjar, Danramil Banjar, Kapolsek Banjar, Perbekel Temukus, tim Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali, Kelompok Substansi (Kelsi) dan Penyuluh CWS Provinsi Bali, Katimker dan penyuluh Kabupaten Buleleng, Koordinator BPP, PPL, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pengurus dan anggota Subak.
Kelian Subak Temukus, Gede Sumawa, menyampaikan apresiasinya terhadap program PM-AAS yang digagas Kementerian Pertanian. Menurutnya, petani di Subak Temukus telah lama mengenal sistem tanam benih langsung (tabela), sehingga penerapan PM-AAS tidak menjadi hal yang asing. "Kami biasa menanam padi dengan cara tabela dan hasilnya memang lebih tinggi dibandingkan cara tanam pindah (tapin). Namun, selama ini pelaksanaannya belum sepenuhnya seperti di petunjuk teknis PM-AAS," ujarnya.
I Ketut Arya Sudiadnyana, S.P., M.Agb., Kelsi Penyuluh Provinsi Bali menegaskan bahwa penyuluh akan terus mendorong sekaligus mendampingi pelaksanaan program PM-AAS di Kabupaten Buleleng. “Penyuluh akan terus mendorong dan mendampingi penerapan PM-AAS di Buleleng. Pendampingan ini penting agar teknologi dan petunjuk teknis yang diberikan dapat diterapkan dengan baik oleh petani di lapangan,” jelasnya.
Arya menambahkan, dukungan penyuluh terhadap program PM-AAS juga sejalan dengan target pendampingan yang telah ditetapkan pada tahun 2026. Setiap penyuluh mendapat target untuk mendampingi penerapan PM-AAS seluas 38 hektare. Target tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat penerapan pertanian modern sekaligus meningkatkan produktivitas padi.
Menurutnya, target tersebut bukan hanya angka capaian, tetapi menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan petani mendapatkan pendampingan secara berkelanjutan, mulai dari persiapan lahan, penggunaan sarana produksi, penerapan teknologi tanam, pemeliharaan tanaman, hingga pengawalan produksi.
Sementara itu, Penyuluh BRMP Bali, Putu Sugiarta, S.ST., M.Agb., menjelaskan bahwa penerapan PM-AAS di Kabupaten Buleleng diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi hingga mencapai 10 ton gabah kering panen (GKP) per hektare. Dengan produktivitas yang lebih tinggi, kesejahteraan petani diharapkan ikut meningkat.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan program PM-AAS memerlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh, dan petani. Melalui demplot PM-AAS di Subak Temukus ini, Kabupaten Buleleng diharapkan menjadi salah satu daerah percontohan penerapan pertanian modern di Bali, sekaligus mendukung percepatan swasembada pangan nasional melalui peningkatan produktivitas dan efisiensi usaha tani.
(Sugiarta & Tim)
Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Bali & Petrokimia Gresik Uji Pupuk Organik Hayati untuk Kentang
    07 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Gelar Gertam Padi Percepat PM-AAS di Denpasar Selatan, Produktivitas Ditargetkan Meningkat
    10 Agu 2026 - By Admin
  • Thumb
    Subak Buruan Tanam Padi Cakrabuana Dukung PM-AAS Tabanan
    10 Agu 2026 - By Admin
  • Thumb
    Perluas PM-AAS Gianyar, BRMP Bali Bagikan Benih Padi
    08 Agu 2026 - By Admin
  • Thumb
    Percepat PM-AAS, BRMP Bali Salurkan Benih Cakrabuana Agritan untuk “Petani Champion” di Bangli
    08 Agu 2026 - By Admin

tags

brmp bali desa temukus banjar dinas pertanian buleleng i ketut arya sudiadnyana kementerian pertanian pertanian modern bali pm-aas buleleng putu sugiarta subak temukus swasembada pangan nasional tabela padi

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected] / [email protected] https://bali.brmp.pertanian.go.id

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved