Penerapan Teknologi Pertanian Modern di Subak Bonnyuh Gianyar
Gianyar, 21 April 2026 - Penyuluh Pertanian BRMP Bali melaksanakan kegiatan survey dengan salah satu Petani di Subak Bonnyuh, Desa Petak Kecamatan Gianyar, Kabupaten Gianyar. Tujuannya untuk menggali informasi terkait penerapan teknologi pertanian modern dalam usahatani padi.
I Gusti Ngurah Murjana, sebagai salah satu responden mengaku mengelola lahan sawah seluas ± 0,78 ha atau setara,0.78 are. Komoditas utama yang diusahakan adalah padi sawah. Penerapan teknologi pertanian modern dilaksanakan oleh Petani I Gusti Ngurah Murjana difokuskan pada penggunaan alsitan seperti traktor dan power thresher serta benih unggul padi varietas Inpari 32 yang memiliki potensi hasil tinggi dan adaptif terhadap kondisi agroekosistem setempat.
Teknologi tersebut dipadukan dengan pengaturan jarak tanam sesuai rekomendasi teknis, pemupukan berimbang, penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT), serta pengelolaan irigasi terkoordinasi melalui sistem Subak. Selain itu, pola tanam serentak menjadi strategi penting dalam menekan risiko serangan hama dan meningkatkan indeks pertanaman.
Ni Ketut Sudarmini selaku penyuluh pertanian BRMP Bali menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), khususnya dalam pemanfaatan alsintan serta teknologi budidaya usahatani sebagai dasar evaluasi produktivitas."Berdasarkan hasil survey kegiatan tanam sebelumnya di Subak Bonnyuh, penerapan teknologi pertanian modern mampu memberikan hasil yang positif. Produktivitas padi varietas Inpari 32 pada beberapa lahan tanam serentak mencapai rata-rata ± 7,4 ton gabah kering panen (GKP) per hektar, sehingga memberikan peningkatan hasil dibandingkan dengan metode budidaya tradisional ± 5,0 ton gabah kering panen (GKP) per hektar" jelasnya.
Dijelaskan pula melalui kegiatan surveyi ini diharapkan penerapan teknologi pertanian modern di Subak Bonnyuh dapat terus ditingkatkan dan diperluas, sehingga mampu mendukung pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Gianyar secara berkelanjutan.
(Sudarmini)