Pendampingan Produksi Peternakan Kambing PE di Kecamatan Sukawati, Gianyar
Gianyar, 4 Juni 2026 – Penyuluh CWS Provinsi Bali bersama Penyuluh BRMP Bali, Penyuluh BPP Gianyar, melaksanakan pendampingan perkembangan ternak kambing di Kelompok Tani Ternak (KTT) Pujar Sari, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar.
Ternak yang dikembangkan oleh kelompok tersebut merupakan kambing Peranakan Etawa (PE) yang mulai dibudidayakan sejak tahun 2021 hingga saat ini. Pengembangan ternak kambing tersebut pada awalnya diprakarsai oleh Dinas Peternakan Provinsi Bali dengan jumlah populasi awal sebanyak 25 ekor.
Ketua KTT Pujar Sari, I Ketut Suwandi, mengatakan bahwa peternakan tersebut dikelola secara kelompok dengan jumlah anggota sebanyak 25 orang. Setiap anggota yang berkontribusi dalam pengelolaan peternakan akan memperoleh upah dari hasil penjualan kambing setelah sebelumnya dialokasikan untuk biaya operasional dan perawatan ternak.
“Penjualan kambing tidak menentu, biasanya dilakukan apabila ada permintaan. Pada tahun 2026 ini, kelompok telah menjual lima ekor kambing untuk kebutuhan Iduladha,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan ternak dilakukan secara bergilir sehingga setiap anggota memiliki kewajiban untuk merawat dan mengelola ternak tersebut secara bersama-sama.
Hingga saat ini, ketersediaan pakan ternak masih tergolong cukup karena kelompok memanfaatkan hijauan pakan yang tersedia di sekitar lokasi, seperti indigofera, daun gamal, daun ketela pohon, serta sesekali menggunakan ampas tahu sebagai tambahan pakan.
Tanaman indigofera yang melimpah di wilayah tersebut menjadi peluang besar dalam pengembangan usaha peternakan. Tanaman ini diketahui kaya akan protein, yakni mencapai 26–32 persen, serta mengandung kalsium, fosfor, dan asam amino yang sangat baik untuk meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas ternak.
Berkat kerja sama yang baik antaranggota kelompok, hingga saat ini populasi ternak yang tersisa sebanyak 11 ekor yang terdiri atas indukan dan anakan yang baru lahir.
(Dede Tia & Tim Gianyar)