Monev Nursery Kopi Kintamani: BRMP Bali Pastikan Kualitas Benih Siap Salur
Bangli, 3 September 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (Monev) di kebun nursery kopi milik PT Pertiwi Dewi Mahotama yang berada di Desa Selulung, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Kegiatan ini dilaksanakan pada dua lokasi kebun nursery sebagai bagian dari upaya memastikan kualitas benih kopi sebelum disalurkan kepada petani penerima manfaat di tingkat kabupaten dan provinsi.
Monev bertujuan untuk memantau perkembangan benih, mengevaluasi kondisi pertumbuhan, serta memastikan proses produksi benih berjalan sesuai dengan ketentuan dan target yang telah ditetapkan.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, nursery memiliki luas sekitar 40 are dengan jumlah 98 bedengan. Adapun target produksi sesuai kontrak mencapai 200.000 batang benih kopi varietas Gayo.
Benih saat ini telah berusia sekitar lima bulan setelah semai. Penyemaian dilakukan sejak April 2026 dan benih kemudian dipindahkan ke polybag pada Juli 2026.
Dari hasil monitoring, sebanyak 148.000 batang benih tumbuh dengan baik, sementara sekitar 2.000 batang mengalami kematian yang diduga akibat kelebihan dosis pupuk atau aplikasi semprotan. Terhadap benih yang mati tersebut telah dilakukan penyulaman secara bertahap.
Penyaluran benih direncanakan berlangsung pada periode Agustus hingga November 2026, dengan realisasi utama ditargetkan pada November 2026. Sebelum disalurkan, kondisi dan mutu benih akan terus dipantau untuk memastikan benih yang diterima petani memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Dalam kegiatan Monev, Tim BRMP Bali juga memberikan sejumlah rekomendasi untuk menjaga kondisi nursery dan meningkatkan kualitas pertumbuhan benih. Rekomendasi tersebut meliputi penyiangan gulma di area bedengan secara rutin, penyulaman benih yang mati secara bertahap, serta pemasangan plang informasi utama di depan nursery dan kelengkapan plang informasi pada setiap bedengan.
Pendampingan dan monitoring secara berkelanjutan diharapkan dapat menjaga kualitas benih kopi hingga waktu penyaluran. Dengan demikian, benih kopi yang diterima petani diharapkan merupakan benih unggul dan bermutu yang mampu mendukung pengembangan komoditas kopi di Bali.
Melalui kegiatan Monev ini, BRMP Bali terus berkomitmen mendukung penyediaan benih bermutu sebagai salah satu fondasi dalam mewujudkan pertanian modern dan meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani.