• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
627 dilihat       30 Agustus 2024

Kepala BSIP Bali Dampingi Direktur STO Kementan Audiensi Ke Buleleng

#Sobatani Kementerian Pertanian terus menggencarkan program Perluasan Areal Tanam (PAT) di seluruh Indonesia. Hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan nasional. Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan) RI, Andi Amran Sulaiman menekankan pentingnya sinergi dalam menghadapi ancaman krisis pangan dunia.
Mentan Amran juga menaruh harapan besar terhadap Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia. Mentan Amran selalu memastikan agar program pompanisasi berjalan dengan baik. Menurutnya, pompanisasi menjadi solusi cepat untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dan jumlah produksi padi di tengah ancaman El Nino.
Mendukung hal tersebut dan dalam rangka percepatan Penambahan Areal Tanam (PAT) Padi, PenangJ Satgas Antipasi Darurat Pangan Provinsi Bali, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat (STO), Andi Muhammad Idil Fitri didampingi Kepala BSIP Bali I Made Rai Yasa melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Bupati Buleleng, Kamis (29/8).
Diterima di rumah jabatan Bupati Buleleng, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat (STO) Andi Muhammad Idil Fitri, menyampaikan maksud dan tujuannya bertemu dengan (Pj) Bupati Buleleng. "Mentan meminta seluruh jajarannya untuk mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian, dan program Kementan untuk antisipasi darurat pangan yaitu PAT padi, dimana untuk mendorong tercapainya PAT tersebut dilakukan beberapa strategi antara lain Optimalisasi Lahan Rawa (OPLA), Pompanisasi serta penanaman padi gogo. Provinsi Bali tidak memiliki lahan rawa jadi dari ketiga strategi PAT yang bisa kita laksanakan adalah Pompanisasi dan Penanaman padi gogo", jelasnya.
Pada kesempatan tersebut Andi Muhammad Idil Fitri juga melaporkan besaran target PAT Kabupaten Buleleng antaralain target PAT Pompanisasi sebesar 320 Ha yang saat ini realisasinya sebesar 64,18 Ha, dan target Padi Gogo sebesar 330 yang realisasinya baru sebesar 12 Ha. Selain itu disebutkan juga bahwa saprodi untuk mendukung kegiatan padi gogo seluas 190 Ha, saat ini sudah didistribusikan sesuai CPCL dan akan segera menjadi realisasi dari target padi gogo.
Sementara itu Pj. Bupati Buleleng I Ketut Lihadnyana, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng dan jajarannya, menyambut baik audiensi yang dilakukan oleh Tim Satgas Antisipasi Darurat Pangan Provinsi Bali. Beliau mengatakan sangat setuju untuk mewujudkan ketahanan pangan di masing-masing wilayah dengan mengintensifkan potensi yang dimiliki dan dengan optimalisasi di lahan kering. “Kami juga akan meminta kepada BSIP Bali untuk membantu membuatkan demplot tumpang sisip padi gogo dengan tanaman buah untuk menarik minat petani di Buleleng mengembangkan padi gogo” ujarnya.
Menanggapi permintaan permintaan Pj. Bupati, Kepala BSIP Bali I Made Rai Yasa, menyatakan kesiapannya. Dijelaskan pula bahwa untuk wilayah Buleleng padi gogo yang cocok ditanam adalah varietas Inpago, yang toleran terhadap kekeringan, rasanya pulen, potensi hasil yang tinggi.
Pada hari yang sama Tim Satgas Antisipasi Darurat Pangan bergerak ke Subak Babakan Menyali, Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng untuk melakukan gerakan tanam padi gogo seluas 0,5 Ha dengan varietas Inpago. Subak Babakan Menyali tahun 2024 dinyatakan mendapat bantuan padi gogo seluas 35 Ha, ditambah dengan bantuan saprodi benih, pupuk dan paket pestisida.
Prev Next

- Administrator


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    DWP Otoritas Bandara I Gusti Ngurah Rai Belajar Pemanfaatan Lahan Pekarangan di BRMP Bali
    12 Des 2025 - By zulfachry reza
  • Thumb
    RAPAT KOORDINASI PENCAPAIAN TARGET LTT PADI DI KABUPATEN JEMBRANA
    11 Des 2025 - By zulfachry reza
  • Thumb
    SD Cendikia Harapan Belajar Manajemen Urban Farming di BRMP Bali
    11 Des 2025 - By zulfachry reza
  • Thumb
    Gerakan Panen Padi Bersama di Karangasem: Kolaborasi Perkuat Swasembada Pangan
    10 Des 2025 - By zulfachry reza
  • Thumb
    Stasiun Klimatologi Bali Gelar Sekolah Lapang Iklim Tematik Mendukung LTT di Bali
    09 Des 2025 - By zulfachry reza

tags

padi gogo

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected]

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2025 - 2026 Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved