• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected] / [email protected] https://bali.brmp.pertanian.go.id
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
3 dilihat       03 September 2026

Itik Bali, Plasma Nutfah yang Terus Berkembang dan Menopang Tradisi Bali

Gianyar, 2 September 2026 — Pengembangan itik Bali sebagai plasma nutfah lokal terus menunjukkan prospek yang menjanjikan. Di Dusun Anggarkasih, Desa Medahan, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, pemeliharaan itik Bali tidak hanya menjadi kegiatan usaha peternakan, tetapi juga bagian dari upaya mempertahankan sumber daya genetik ternak lokal yang memiliki nilai ekonomi, sosial, budaya, dan religius bagi masyarakat Bali.

Salah seorang peternak, I Wayan Warga, saat ini memelihara sekitar 600 ekor itik. Dari populasi tersebut, rata-rata diperoleh sekitar 360 butir telur per hari, atau tingkat produksi sekitar 60 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa usaha ternak itik memiliki potensi ekonomi yang cukup besar apabila didukung oleh manajemen pemeliharaan, pakan, kesehatan ternak, pembibitan, dan pemasaran yang baik.

Itik Bali merupakan salah satu sumber daya genetik ternak lokal yang memiliki karakteristik dan nilai tersendiri. Selain dimanfaatkan sebagai penghasil telur dan daging, itik Bali mempunyai keterkaitan yang kuat dengan kehidupan sosial dan budaya masyarakat Bali. Telur itik, termasuk jenis dan karakter tertentu, dimanfaatkan sebagai bagian dari sarana upacara keagamaan Hindu di Bali.

Karena itu, pengembangan itik Bali memiliki dua kepentingan sekaligus. Pertama, kepentingan ekonomi, yaitu menghasilkan telur dan produk peternakan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan pasar. Kedua, kepentingan konservasi, yakni mempertahankan keberadaan plasma nutfah lokal agar tetap lestari dan tidak tergeser oleh perkembangan komoditas ternak lainnya.

Keunggulan pengembangan itik di Bali juga terletak pada pasar yang relatif beragam. Telur dapat dipasarkan untuk kebutuhan pangan sehari-hari, sementara kebutuhan masyarakat terhadap sarana upacara memberikan segmen pasar tersendiri.

Dalam konteks tersebut, peternakan itik di Anggarkasih bukan sekadar menghasilkan komoditas. Usaha ini berada pada persimpangan antara pertanian, ekonomi pedesaan, konservasi plasma nutfah, dan kebudayaan Bali.

Kondisi tersebut memberikan peluang bagi peternak untuk membangun usaha yang lebih berkelanjutan. Telur yang dihasilkan dapat dipasarkan secara rutin, sedangkan keberadaan itik Bali sebagai ternak lokal dapat terus dipertahankan melalui pengelolaan pembibitan dan seleksi ternak yang baik.

Untuk mendukung pengembangan usaha, peternak dapat mulai menerapkan pencatatan produksi secara rutin. Setiap hari, peternak dapat mencatat jumlah itik produktif, jumlah telur yang dihasilkan, konsumsi pakan, kematian, jumlah telur retak, serta kondisi kesehatan ternak. Data tersebut dapat menjadi dasar untuk mengevaluasi produktivitas dan menentukan langkah perbaikan pengelolaan ternak.

Peningkatan produksi telur juga harus diikuti dengan manajemen pakan yang tepat. Pakan merupakan salah satu komponen biaya terbesar dalam usaha itik. Pemanfaatan bahan pakan lokal yang tersedia di sekitar wilayah peternakan dapat menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan efisiensi usaha.

Namun, efisiensi tidak berarti sekadar menekan biaya pakan. Kualitas dan keseimbangan nutrisi tetap harus menjadi prioritas, karena kecukupan energi, protein, mineral, vitamin, dan air sangat berpengaruh terhadap produksi telur serta kondisi tubuh itik.

Selain pakan, biosekuriti dan kesehatan ternak perlu mendapat perhatian. Kandang yang bersih, ketersediaan air minum, pengelolaan limbah, pengendalian penyakit, serta pemantauan kondisi itik secara rutin merupakan bagian penting dari sistem peternakan modern.

Dengan demikian, pengembangan itik Bali dapat bergerak dari pola pemeliharaan tradisional menuju peternakan berbasis manajemen, pencatatan, efisiensi, kesehatan, dan keberlanjutan. Di sisi lain, pengembangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga plasma nutfah ternak lokal yang telah menyatu dengan kehidupan masyarakat Bali.

Itik Bali bukan hanya ternak penghasil telur, tetapi juga bagian dari kekayaan sumber daya genetik dan budaya Bali yang perlu terus dikembangkan dan dilestarikan.

 

(Sutami dan Londra)

Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Bali Dorong Penerapan PM-AAS di Buleleng dengan Bantuan Benih dan Alat Tanam Tabela
    21 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Kepala BRMP Bali Dampingi Komisi IV DPR RI Kunjungan Kerja ke BBVet Denpasar
    20 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Perbenihan Perkebunan di Kabupaten Jembrana
    19 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Monev PITER Tahap I Kabupaten Jembrana Dorong Peningkatan LTT dan IP
    19 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Pengamatan Bawang Putih di Sidakarya, Pertumbuhan Tanaman Terpantau Baik
    18 Sep 2026 - By Admin

tags

biosekuriti peternakan desa medahan dusun anggarkasih blahbatuh ekonomi pedesaan bali i wayan warga kabupaten gianyar kecamatan blahbatuh kementerian pertanian konservasi plasma nutfah manajemen pakan itik pengembangan itik bali plasma nutfah itik bali telur itik bali ternak upacara keagamaan bali

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected] / [email protected] https://bali.brmp.pertanian.go.id

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved