• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected] / [email protected] https://bali.brmp.pertanian.go.id
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
2 dilihat       29 Agustus 2026

Gerakan Tanam Padi: Bupati Badung Perkuat Dukungan untuk Program PM-AAS

Badung, 29 Agustus 2026 — Pemerintah Kabupaten Badung menunjukkan dukungan nyata terhadap Program Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) yang digagas Kementerian Pertanian. Program tersebut diyakini mampu meningkatkan produktivitas padi sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani. Sebagai bentuk komitment, Pemerintah Kabupaten Badung mengembangkan dem area PM-AAS di beberapa titik dengan luasan bervariasi. Bahkan menyiapkan anggaran dari APBD untuk mendukung penyediaan sarana dan prasarana produksi pertaniannya.
 
Peluncuran dem area PM-AAS ditandai dengan pelaksanaan Gerakan Tanam Padi yang dihadiri langsung oleh Bupati Badung beserta jajaran. Kegiatan tersebut berlangsung di Subak Tanah Yeng, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung. Turut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung beserta jajaran, Ketua dan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Badung, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali sebagai pendamping teknis PM-AAS, perwakilan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Ketua Majelis Madya Subak Kabupaten Badung, Ketua Majelis Subak Madya, tokoh masyarakat Desa Sedang, para penyuluh BPP Abiansemal, penyuluh Kabupaten Badung, penyuluh CWS Provinsi Bali, pekaseh, petani subak, serta undangan lainnya.
 
Kepala BRMP Bali, Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P., dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa tantangan penyediaan beras ke depan semakin besar seiring dengan menurunnya luas tanam yang pada akhirnya berdampak terhadap luas panen. Disampaikan Kabupaten Badung merupakan salah satu daerah yang mengalami penurunan luas tanam sejak tahun 2023. Kondisi tersebut memerlukan langkah strategis melalui peningkatan produktivitas atau intensifikasi budidaya padi. “Sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, intensifikasi dalam budidaya padi wajib dilakukan untuk meningkatkan produktivitas,” jelasnya.
 
Lebih lanjut, Rai Yasa menyampaikan bahwa PM-AAS merupakan salah satu terobosan inovasi Kementerian Pertanian yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas padi di Bali, dari rata-rata sekitar 6 ton per hektare menjadi 10 ton per hektare atau lebih. Ia menjelaskan, kebutuhan beras masyarakat Kabupaten Badung dengan jumlah penduduk sekitar 543.320 jiwa mencapai sekitar 48.377 ton per tahun. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, diperlukan luas panen sekitar 12.704 hektare per tahun atau setara 1.059 hektare per bulan dengan pola produksi konvensional. “Dengan penerapan PM-AAS dan asumsi produktivitas mencapai 10,5 ton per hektare, kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dengan luas panen sekitar 8.227 hektare per tahun atau setara sekitar 686 hektare per bulan,” jelasnya.
 
Selain meningkatkan produktivitas, penerapan PM-AAS juga dinilai memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan petani. Meskipun biaya produksi meningkat sekitar 15,2 persen, produktivitas berpotensi meningkat hingga 50 persen, dari sekitar 7 ton menjadi 10,5 ton per hektare. Dengan demikian, pendapatan petani diproyeksikan dapat meningkat hingga 67 persen.
 
Sementara itu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, S.H., menyatakan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Badung terhadap pelaksanaan Program PM-AAS Kementerian Pertanian.
 
“Saya melihat yang pertama adalah dari tingkat produktivitasnya. Berdasarkan penjelasan dari BRMP Bali, ternyata dengan penerapan PM-AAS ini produktivitasnya jauh lebih meningkat dibandingkan dengan cara-cara konvensional,” ujar Bupati Badung.
 
Bupati berharap penerapan PM-AAS tidak hanya mampu meningkatkan produksi padi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani. “Tentu saya berharap, selaku Bupati Badung, PM-AAS ini dapat memperkuat ketahanan pangan kita dan meningkatkan kesejahteraan petani. Saya sangat berkomitmen untuk mendukung dan terus mendorong pemanfaatan lahan-lahan yang masih potensial untuk dikembangkan melalui Program PM-AAS,” tegasnya.
 
Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui alokasi anggaran Pemerintah Kabupaten Badung. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, S.P., M.Si., melaporkan bahwa pada Anggaran Perubahan Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Badung telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk pengembangan dem area PM-AAS seluas 40 hektar.
 
Dem area tersebut akan tersebar di empat kecamatan, yakni Kecamatan Mengwi seluas 10 hektare, Kecamatan Petang 4 hektare, Kecamatan Abiansemal 16 hektare, dan Kecamatan Kuta Utara 10 hektare. Seluruh lokasi akan didukung dengan penyediaan sarana produksi pertanian secara lengkap. Dalam pelaksanaannya, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung akan terus bersinergi dengan BRMP Bali, khususnya dalam pengawalan dan pendampingan teknologi PM-AAS. Sinergi juga melibatkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, lembaga subak, para penyuluh, serta petani. “Kami mohon dukungan Bapak Bupati untuk terus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga masyarakat terkait, dan petani, sehingga Program PM-AAS ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani,” pungkasnya.
 
Melalui dukungan kuat dari Pemerintah Kabupaten Badung serta kolaborasi berbagai pemangku kepentingan, penerapan PM-AAS diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas padi, menjaga ketahanan pangan, dan mewujudkan pertanian yang semakin modern, efisien, dan berkelanjutan di Kabupaten Badung
Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Bali Dorong Penerapan PM-AAS di Buleleng dengan Bantuan Benih dan Alat Tanam Tabela
    21 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Kepala BRMP Bali Dampingi Komisi IV DPR RI Kunjungan Kerja ke BBVet Denpasar
    20 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Laksanakan Monitoring dan Evaluasi Perbenihan Perkebunan di Kabupaten Jembrana
    19 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Monev PITER Tahap I Kabupaten Jembrana Dorong Peningkatan LTT dan IP
    19 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    Pengamatan Bawang Putih di Sidakarya, Pertumbuhan Tanaman Terpantau Baik
    18 Sep 2026 - By Admin

tags

advance agriculture system anak agung ngurah raka sukadana apbd badung 1 miliar brmp bali dem area pm-aas badung desa sedang dinas pertanian badung gerakan tanam pm-aas badung i made rai yasa i wayan adi arnawa kabupaten badung kecamatan abiansemal kementerian pertanian pertanian modern bali subak tanah yeng

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected] / [email protected] https://bali.brmp.pertanian.go.id

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved