BRMP Bali Serahkan Benih Bawang Putih Lumbu Putih ke Subak Denpasar
DENPASAR, 7 Juli 2026 – Guna membangkitkan kembali kejayaan sektor hortikultura yang sempat meredup, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali berkolaborasi dengan masyarakat subak menggelar uji coba penanaman bawang putih di kawasan perkotaan. Langkah awal gerakan ini ditandai dengan penyerahan benih bawang putih yang dilangsungkan pada Selasa, 7 Juli 2026 di Kota Denpasar.
Bantuan benih tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BRMP Bali, Bapak Dr. drh. I Made Rai Yasa, MP., kepada perwakilan masyarakat subak kota Denpasar. Uji coba ini menyasar langsung masyarakat di Denpasar sebagai upaya memanfaatkan dan mengoptimalkan lahan pertanian perkotaan yang masih tersisa.
Secara historis, Kota Denpasar dulunya memiliki rekam jejak petani yang aktif menanam komoditas bawang putih. Namun seiring berjalannya waktu, aktivitas ini perlahan menghilang. Faktor utama runtuhnya produksi lokal ini adalah masifnya diversifikasi lahan, berkurangnya jumlah petani, serta keterbatasan lahan pertanian yang saat ini sudah hampir tidak ada di pusat kota.
Melihat kondisi tersebut, BRMP Bali bersama masyarakat subak Denpasar berkomitmen penuh untuk bersinergi dalam menggiatkan kembali budidaya tersebut melalui pendekatan yang adaptif.
Tantangan utama menanam bawang putih di Denpasar adalah faktor geografisnya yang berada di dataran rendah, sementara bawang putih umumnya identik sebagai tanaman dataran tinggi. Untuk menyiasati hal tersebut, varietas yang diserahkan dan dipilih dalam uji coba ini adalah Varietas Lumbu Putih. Varietas unggul ini telah resmi legal berdasarkan SK No. 273/Kpts/TP.240/4/1988 dan dikenal memiliki adaptasi serta ketahanan yang sangat baik untuk wilayah dataran rendah.
Fokus Uji Coba: Menilai produktivitas Varietas Lumbu Putih di ekosistem subak perkotaan Denpasar, sekaligus menjadi percontohan bagi masyarakat luas bahwa keterbatasan lahan perkotaan bukan penghalang untuk kembali produktif.
Aksi penyerahan bantuan benih ini disambut positif oleh seluruh pihak yang hadir. Sinergi antara modernisasi pertanian dari BBRMP Bali dan kearifan lokal sistem Subak Denpasar diharapkan mampu mengembalikan potensi pertanian bawang putih yang sempat hilang di Kota Denpasar.
(ZulFachry Reza)