BRMP Bali Pantau Pertumbuhan Kentang pada Uji Pupuk Hayati, Siapkan Rekomendasi Pemupukan Terbaik
Tabanan, 7 Agustus 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melaksanakan pengamatan pertumbuhan tanaman kentang dalam rangka Uji Efektivitas Pupuk Hayati yang merupakan kerja sama dengan PT Petrokimia Gresik. Kegiatan berlangsung di lahan Kelompok Tani Pertiwi Wisesa, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.
Pengamatan dilakukan oleh tim BRMP Bali bersama mahasiswa magang Fakultas Teknik Pertanian Universitas Mataram (UNRAM). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian untuk memperoleh rekomendasi paket pemupukan hayati yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman kentang.
Koordinator kegiatan lapang, I Nyoman Adijaya, menjelaskan bahwa pengamatan yang dilakukan merupakan pengamatan pertama pada umur tanaman 28 hari setelah tanam (hst). Beberapa parameter pertumbuhan yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah batang, jumlah cabang, serta diameter cabang pada lima tanaman sampel di setiap perlakuan. "Uji efektivitas ini dikemas dalam delapan perlakuan dengan empat ulangan sehingga hasil yang diperoleh diharapkan mampu memberikan data yang akurat mengenai respons tanaman terhadap berbagai paket pemupukan hayati," jelasnya.
Melalui kegiatan ini, BRMP Bali bersama PT Petrokimia Gresik berupaya menghasilkan paket pemupukan hayati terbaik yang dapat dijadikan dasar dalam penentuan rekomendasi dosis produk hayati pada budidaya kentang. Rekomendasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pemupukan sekaligus mendukung peningkatan produktivitas pertanian yang berkelanjutan.
Kegiatan pengamatan akan terus dilakukan secara berkala hingga masa panen guna memperoleh data pertumbuhan dan hasil tanaman secara komprehensif. Hasil akhir penelitian diharapkan dapat menjadi referensi bagi petani dalam menerapkan teknologi pemupukan hayati yang lebih efektif, efisien, dan ramah lingkungan.
(Sgy & Tim)