BRMP Bali Monitoring Perkembangan LTT Padi di Kabupaten Klungkung
Klungkung, 8 Juni 2026 — Tim Luas Tambah Tanam (LTT) Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melaksanakan kegiatan monitoring perkembangan capaian luas tanam dan luas panen padi periode Januari–Juni 2026. Kegiatan monitoring tersebut berlangsung di BPP Klungkung, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, dengan data capaian hingga 7 Juni 2026.
Berdasarkan hasil monitoring perkembangan Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Kabupaten Klungkung per 8 Juni 2026, diketahui bahwa capaian realisasi LTT periode Januari–Desember 2026 masih berada di bawah target yang telah ditetapkan. Dari target luas tanam Januari–Juni sebesar 6.027 hektare, realisasi hingga Juni tercatat baru mencapai 1.990,69 hektare atau sebesar 33,03 persen berdasarkan data e-Pusluh terhadap target pusat. Sementara itu, data luas panen telah mencapai 1.819,02 hektare.
Hasil koordinasi dengan para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Ketua Tim Kerja (Katimker) mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan rendahnya capaian LTT padi tersebut. Salah satu faktor utama adalah penerapan sistem pengaturan air pada tahun ganjil dan genap yang berbeda sehingga memengaruhi pola tanam dan indeks pertanaman di wilayah Kabupaten Klungkung.
Selain itu, kerusakan jaringan irigasi seluas 483,33 hektare turut berdampak terhadap penurunan luas tanam padi. Meskipun perbaikan telah dilakukan oleh instansi terkait, proses pengerjaan berlangsung cukup lama, dimulai sejak Juli 2025 dan baru selesai serta diserahterimakan pada Maret 2026. Kondisi tersebut menyebabkan terganggunya jadwal tanam di sejumlah wilayah terdampak.
Faktor lain yang turut memengaruhi capaian LTT padi adalah adanya peralihan komoditas oleh petani. Sejumlah lahan yang sebelumnya ditanami padi beralih ke komoditas lain yang dinilai lebih menguntungkan, terutama tanaman bunga gumitir. Pergantian komoditas ini memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap berkurangnya luas tanam padi di Kabupaten Klungkung.
Ke depan, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, instansi teknis, penyuluh pertanian, dan petani dalam mengoptimalkan pengelolaan irigasi, penyesuaian pola tanam, serta peningkatan minat petani untuk tetap menanam padi guna mendukung pencapaian target LTT dan ketahanan pangan di Kabupaten Klungkung.
Dayu dan Tim LTT Klungkung