BRMP Bali Monitoring Perbenihan Kakao di Jembrana, Dorong Penyediaan Benih Bersertifikat Bermutu
Jembrana, 5 Agustus 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melaksanakan kegiatan monitoring perbenihan tanaman kakao di lokasi perbenihan CV. Indonesia Hijau, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau perkembangan produksi benih sekaligus memastikan tahapan sertifikasi benih berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku guna menjamin mutu benih yang akan diedarkan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, tim BRMP Bali melakukan peninjauan terhadap progres pengembangan benih kakao yang direncanakan memasuki proses sertifikasi pada bulan September 2026. Monitoring ini merupakan bagian dari upaya pembinaan perbenihan perkebunan agar benih yang diproduksi memenuhi standar mutu, memiliki identitas varietas yang jelas, serta layak diedarkan kepada petani.
Tim juga meninjau lokasi pembibitan CV. Kartika Asta Awan Sendana yang memiliki areal seluas sekitar 5 hektare. Benih kakao yang diproduksi saat ini berumur kurang lebih tiga bulan dan telah memasuki tahapan penyambungan (grafting). Setelah seluruh proses sertifikasi selesai, benih tersebut direncanakan akan didistribusikan ke Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Tabanan sebagai dukungan terhadap pengembangan perkebunan kakao di Provinsi Bali.
Proses sertifikasi benih kakao dilakukan secara bertahap yang meliputi sertifikasi sumber benih, sertifikasi entres, hingga sertifikasi benih siap salur. Setiap tahapan menjadi bagian penting dalam sistem pengawasan mutu untuk memastikan benih yang dihasilkan memenuhi persyaratan teknis dan administratif sesuai peraturan perundang-undangan.
Benih kakao yang telah bersertifikat memberikan jaminan mutu, kemurnian varietas, kesehatan tanaman, serta memiliki potensi tumbuh dan berproduksi secara optimal. Penggunaan benih bersertifikat diharapkan mampu meningkatkan produktivitas, kualitas hasil, serta mendukung pengembangan perkebunan kakao yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan monitoring ini, BRMP Bali terus berkomitmen memperkuat sistem perbenihan nasional melalui pembinaan produsen benih, pengawasan mutu, serta pendampingan proses sertifikasi. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penyediaan benih perkebunan bermutu sebagai fondasi pembangunan pertanian yang maju, mandiri, dan modern.
(Ifti n Tim)