• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected] / [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
27 dilihat       26 Juni 2026

BRMP Bali Monitor Demplot PM-AAS Jembrana: Padi Tumbuh Baik, OPT Ringan

Jembrana, 24 Juni 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali melaksanakan monitoring Demplot Perekayasaan penanaman padi dengan sistem Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) di Subak Tegal Jati, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana. Luas Demplot Perekayasaan PM-AAS ini adalah 2,5 Ha, saat ini tanaman sudah berumur 50 HST.
 
Dalam kegiatan monitoring tersebut, tim BRMP Bali melakukan pengamatan terhadap pertumbuhan dan populasi tanaman, gejala serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), serta berbagai permasalahan teknis yang dihadapi di lapangan.
 
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa pertumbuhan tanaman padi tergolong baik dan subur. Namun demikian, telah ditemukan beberapa gejala serangan OPT, antara lain pengerek batang, hawar daun, dan wereng cokelat dengan tingkat serangan yang masih tergolong ringan.
 
Monitoring juga dilakukan pada Dem Area PM-AAS di Subak Tibu Beleng, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana yang turut dihadiri oleh Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Mendoyo, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), serta pengurus Subak Tibubeleng.
 
Menurut Kepala BRMP Bali Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P., dari luas 100 hektare yang direncanakan di Subak Tibu Beleng saat ini, realisasi penanaman telah mencapai sekitar 70 hektare atau 70 persen. "Sistem PM-AAS yang diterapkan mengedepankan efisiensi penggunaan sumber daya, peningkatan kepadatan populasi tanaman, serta produktivitas hasil panen. Penanaman dilakukan menggunakan metode tanam benih langsung (Tabela) dengan pola Legowo 4:1. Kebutuhan benih pada sistem ini mencapai 70 kilogram per hektare dengan target produksi sebesar 10 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare" jelasnya.
 
Kepala BRMP Bali juga menegaskan bahwa program PM-AAS harus berhasil melalui penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. Menurutnya, keberhasilan program memerlukan pengawalan dan pendampingan yang intensif dengan melibatkan seluruh elemen, mulai dari petani, penyuluh pertanian, petugas POPT, hingga para pemangku kepentingan terkait. "Kegiatan ini harus dikawal secara serius dan berkelanjutan. Seluruh pihak perlu bersinergi agar target produktivitas yang telah ditetapkan dapat tercapai. Terkait serangan OPT yang mulai muncul, tindakan pencegahan harus segera dilakukan untuk menghindari penyebaran yang lebih luas," tegasnya.
 
Pada kesempatan yang sama, Pekaseh Subak Tibubeleng menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pendampingan yang diberikan oleh BRMP Bali. Ia berharap program PM AAS dapat terus dilaksanakan dan diperluas cakupannya pada musim tanam berikutnya karena dinilai memberikan manfaat bagi petani dalam meningkatkan produktivitas usaha tani padi.
Melalui kegiatan monitoring ini, BRMP Bali berkomitmen untuk terus memastikan pelaksanaan Program PM AAS berjalan sesuai dengan rekomendasi teknis sehingga mampu mendukung peningkatan produksi padi dan ketahanan pangan di Kabupaten Jembrana.
 
(Astika)
Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Macam-Macam Gulma pada Tanaman Padi dan Cara Tepat Pengendaliannya
    14 Jul 2026 - By Admin
  • Thumb
    Mengenal Skala pH Tanah: Dampak pada Tanaman dan Cara Pengelolaannya
    02 Jul 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Sukseskan Program Magang Mahasiswa melalui Bimtek SOP Budidaya Tomat dan Budidaya Kambing
    30 Jun 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Fasilitasi Magang Mahasiswa Unram Teori hingga Praktik
    30 Jun 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Gelar Rapat Rutin, Perkuat Sinergi Percepatan Program Strategis Kementerian Pertanian
    29 Jun 2026 - By Admin

tags

bppmendoyo brmpbali infopertanianbali kementanri maderaiyasa modernisasitani monitoropt penyuluhjembrana pmaasjembrana sdmpertanian subaktegaljati subaktibubeleng tabelalegowo target10tongkp

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected] / [email protected]

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved