BRMP Bali Laksanakan Evaluasi Capaian LTT dan Persiapan Rapat Koordinasi di Kabupaten Bangli
Bangli, 24 Juni 2026 – Dalam rangka mendukung percepatan pencapaian target swasembada pangan nasional, Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali bersama jajaran pertanian Kabupaten Bangli melaksanakan evaluasi capaian Luas Tambah Tanam (LTT) bulan Juni sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan LTT. Kegiatan ini berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Bangli dan Dinas Pertanian Kabupaten Bangli.
Koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bangli, pengelola data LTT aplikasi e-Pusluh, serta sejumlah penyuluh pertanian. Pertemuan membahas dua agenda utama, yaitu penetapan jadwal pelaksanaan Rakor Percepatan LTT pada bulan Juli 2026 serta evaluasi realisasi capaian LTT bulan Juni yang masih berada di bawah target.
Evaluasi dilakukan untuk mengetahui perkembangan realisasi tanam di setiap kecamatan, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta menyusun langkah-langkah percepatan agar target tanam dapat tercapai sesuai rencana. Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi ketersediaan air irigasi, kesiapan benih, alat dan mesin pertanian (alsintan), kondisi lahan, serta koordinasi antara petugas pendamping dan kelompok tani.
Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bangli, Ir. Kadek Sri Mulyani, menyambut baik rencana pelaksanaan Rakor Percepatan LTT dan menyepakati bahwa kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada minggu ketiga Juli 2026.
Sementara itu, Admin e-Pusluh Kabupaten Bangli, Ida Ayu Ketut Oka Srimunarti, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa belum tercapainya target LTT bulan Juni dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain adanya perayaan hari raya, perbaikan jaringan irigasi, serta terbatasnya operator alsintan untuk kegiatan pengolahan lahan. Meski demikian, Kecamatan Bangli dan Kecamatan Susut masih memiliki potensi penambahan luas tanam hingga akhir Juni.
Sebagai tindak lanjut hasil evaluasi, Pemerintah Kabupaten Bangli akan menggelar Rapat Koordinasi Percepatan LTT yang melibatkan Dinas Pertanian, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), penyuluh pertanian, Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT), petugas pengairan, serta perwakilan kelompok tani dari seluruh kecamatan.
Selain itu, seluruh penyuluh pertanian diharapkan terus melakukan pendampingan intensif kepada petani, mulai dari persiapan lahan, percepatan pengolahan tanah, penanaman, hingga pelaporan realisasi tanam. Data LTT yang akurat dan diperbarui secara berkala menjadi dasar penting dalam pengambilan kebijakan percepatan produksi pangan di daerah.
Melalui evaluasi dan persiapan rakor ini, BRMP Bali bersama Pemerintah Kabupaten Bangli optimis capaian LTT akan terus meningkat sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan.
(Tim LTT Bangli)