BRMP Bali & Dinas Pertanian Gianyar Gelar Gerakan Tanam Cabai di Sukawati
Gianyar, Kamis, 4 Juni 2026 — Balai Besar Penerapan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali bersama Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar melaksanakan kegiatan Gerakan Tanam (Gertam) Cabai di Subak Lange, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar. Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mendukung peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) Hortikultura serta menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas cabai.
Pelaksanaan Gerakan Tanam Cabai merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Gianyar dalam meningkatkan produksi hortikultura daerah sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis komoditas sayuran. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong petani untuk terus memanfaatkan lahan pertanian secara produktif dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan BRMP Bali, Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Katimker Provinsi Bali, Katimker Kabupaten Gianyar, Koordinator BPP Kecamatan Sukawati, para penyuluh pertanian Kecamatan Sukawati, Pekaseh Subak Lange, serta petani pelaksana kegiatan.
Penanaman dilakukan menggunakan varietas cabai lokal "Cakra" dengan umur bibit sekitar 25 hari setelah semai (HSS). Sistem tanam menerapkan jarak 50 cm x 60 cm guna memberikan ruang tumbuh yang optimal bagi tanaman. Pada lahan tersebut juga diterapkan sistem tumpangsari dengan tanaman tembakau sebagai salah satu strategi optimalisasi pemanfaatan lahan sekaligus meningkatkan pendapatan petani.
Pj. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, I Wayan Suarta, S.Sn., M.Si., dalam keterangannya menyampaikan bahwa Gerakan Tanam Cabai mendukung peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) hortikultura, khususnya pada komoditas strategis bernilai ekonomi tinggi. “Di tengah tingginya harga cabai, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan produksi, menjaga ketersediaan pasokan di pasar, serta membantu mengendalikan inflasi di Kabupaten Gianyar,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Penanggung Jawab kegiatan LTT Kabupaten Gianyar, Agung Prijanto, S.P., M.Agb., selaku tim pendamping dari BRMP Bali, memberikan arahan teknis terkait persiapan lahan, teknik penanaman yang baik, pengaturan jarak tanam, serta pengelolaan tanaman cabai dan tembakau secara terpadu agar diperoleh pertumbuhan tanaman yang optimal dan produktivitas yang tinggi.
Kegiatan Gerakan Tanam Cabai di Subak Lange diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan hortikultura yang produktif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan petani dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
Selain itu, pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan diharapkan mampu meningkatkan kemampuan petani dalam menerapkan teknologi budidaya yang baik sehingga produksi dan pendapatan petani dapat terus meningkat.
(I Made Sukadana & Tim LTT Gianyar)