BRMP Bali dan Dinas Pertanian Kota Denpasar Perkuat Sinergi Percepatan Program Swasembada Pangan
Denpasar, 9 Juli 2026 – Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali bersama Dinas Pertanian Kota Denpasar melaksanakan kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pendampingan Program Strategis Kementerian Pertanian Tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan pelaporan pelaksanaan pendampingan BRMP Bali di wilayah Kota Denpasar.
Dalam koordinasi tersebut, Tim BRMP Bali melakukan pembahasan bersama Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kota Denpasar, I Gusti Ayu Ngurah Anggreni Suwari, S.P., M.Si., terkait perkembangan pelaksanaan berbagai program strategis yang telah diusulkan.
Hasil koordinasi menunjukkan bahwa usulan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) bantuan benih padi reguler di Kota Denpasar mencapai luas 469 hektare yang tersebar pada 22 subak, dengan alokasi bantuan benih sebanyak 25 kilogram per hektare. Selain itu, telah diusulkan pembangunan lima unit Jaringan Irigasi Tersier (JIT) melalui BPLIP Mataram yang meliputi Subak Pakel II, Subak Dalem, Subak Lungatad, Subak Poh Manis, serta satu subak lainnya sesuai usulan daerah.
Saat ini seluruh kegiatan masih berada pada tahap usulan dan belum memasuki proses penyaluran. Pemerintah daerah berharap realisasi bantuan dapat segera dilaksanakan mengingat kebutuhan benih sudah sangat dinantikan oleh petugas lapangan maupun para petani. Penyaluran yang tepat waktu diharapkan mampu mendukung percepatan tanam yang semestinya telah dimulai pada bulan Juni, sehingga target Luas Tambah Tanam (LTT) dapat tercapai sesuai rencana.
Melalui kegiatan koordinasi dan sinkronisasi ini, BRMP Bali terus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pencapaian Program Swasembada Pangan. Pendampingan yang berkelanjutan diharapkan mampu mempercepat realisasi program strategis Kementerian Pertanian serta meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kota Denpasar.
Kegiatan ini turut melibatkan Tim Luas Tambah Tanam (LTT) Kota Denpasar sebagai bagian dari upaya bersama dalam mengawal pelaksanaan program dan memastikan setiap bantuan pemerintah dapat direalisasikan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi petani.