BRMP Bali Dampingi Dinas Pertanian Kabupaten Bangli Monitoring Jaringan Irigasi Tersier 2026
Bangli, 11 Juni 2026 - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali mendampingi Kabid PSP Dinas Pertanian Kabupaten Bangli dalam monitoring jaringan irigasi tersier. Kegiatan ini dihadiri oleh Tim BRMP Bali dan Tim Kabid PSP Dinas Pertanian Kabupaten Bangli. Hadir pula petani pelaksana di 3 Subak yaitu, Subak Gunung dan Subak Setra Desa Demulih serta Subak Apuan Kaja Desa Apuan Kecamatan Susut Kabupaten Bangli.
Pemeliharaan jaringan irigasi di Kabupaten Bangli merupakan kegiatan penting untuk menjaga fungsi saluran irigasi agar distribusi air pertanian berjalan optimal, terutama dalam mendukung produktivitas tanaman pangan dan hortikultura. Kabupaten Bangli memiliki wilayah pertanian yang cukup bergantung pada ketersediaan air irigasi, terutama pada lahan sawah di daerah dataran tinggi dan kawasan subak. Pemeliharaan jaringan irigasi dilakukan untuk memastikan kelancaran aliran air dari sumber menuju lahan pertanian sehingga kebutuhan air tanaman dapat terpenuhi secara merata.
Kabupaten Bangli pada tahap 1 memperoleh 10 alokasi subak penerima kegiatan jaringan Irigasi tersier diantaranya 3 subak yaitu, Subak Gunung dan Subak Setra Desa Demulih serta Subak Apuan Kaja Desa Apuan Kecamatan Susut Kabupaten Bangli. Progres masing-masing diantaranya Subak Gunung sudah 80,69% dari target 274 meter sudah mencapai 220 meter, Subak Setra sudah 95,48% perkiraan 15 dari target 221 meter sudah mencapai 211 meter dan Subak Apuan Kaja sudah mencapai 90,66% dari target 274 meter sudah mencapai 221 meter diperkirakan minggu depan sudah rampung.
Kegiatan pemeliharaan jaringan irigasi tersier memberikan manfaat langsung bagi petani, kelompok tani, dan daerah irigasi karena memperbaiki kelancaran distribusi air ke lahan usaha tani. Keuntungan utama mendapatkan kegiatan pemeliharaan jaringan irigasi tersier adalah tersedianya air yang lebih lancar, peningkatan produktivitas dan indeks pertanaman, penurunan risiko gagal panen, efisiensi biaya usaha tani, serta peningkatan pendapatan petani secara berkelanjutan sehingga juga dapat membantu tercapainya Luas Tambah Tanam (LTT) untuk mendukung swasembada pangan berkelanjutan.
Harapannya dengan adanya pemeliharaan jaringan irigasi di Kabupaten Bangli, diharapkan distribusi air menjadi lebih lancar, efisiensi penggunaan air meningkat, risiko gagal panen menurun, serta kesejahteraan petani dapat meningkat melalui peningkatan hasil produksi pertanian.
(Agung Prijanto & Tim Bangli)