• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected] / [email protected] https://bali.brmp.pertanian.go.id
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
4 dilihat       01 Agustus 2026

Bawang Putih Menggeliat di Denpasar, BRMP Dukung Pengembangan Melalui Pendampingan Demplot

Denpasar, 31 Juli 2026 – Komoditas bawang putih mulai menggeliat di Kota Denpasar. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali terus memperkuat dukungannya terhadap pengembangan bawang putih dataran rendah melalui pendampingan Demplot di Subak Sidakarya, Kelurahan Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan.
 
Penanaman Demplot pertama bawang putih dataran rendah di Denpasar dipimpin langsung oleh Kepala Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Hortikultura bersama Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali, Kepala Balai Perakitan dan Pengujian (BRMP) Tanaman Sayuran, Penyuluh Pertanian Provinsi Bali, serta Penyuluh Pertanian Kota Denpasar sebagai bentuk sinergi dalam mendorong pengembangan komoditas hortikultura di Bali.
 
Kepala BRMP Hortikultura, Dr. Inti Pertiwi Nashwari, S.P., M.Si., menyampaikan bahwa pengembangan kawasan bawang putih dilakukan melalui pendekatan berbasis kawasan yang didukung penyediaan benih bermutu, penerapan teknologi budidaya, serta penguatan kemitraan antara petani dan pemerintah daerah. Pengembangan diawali melalui demplot sebagai lokasi percontohan dan akan diperluas apabila menunjukkan hasil yang baik. "Apabila demplot kali ini memperoleh hasil yang baik, kami akan melaporkannya kepada Kementerian Pertanian agar lokasi ini dapat dipertimbangkan menjadi sentra pengembangan bawang putih," ujarnya.
 
Ia menjelaskan bahwa Indonesia saat ini masih bergantung pada bawang putih impor sehingga daya saing bawang putih lokal belum optimal. Padahal, meskipun ukurannya lebih kecil, bawang putih lokal memiliki cita rasa dan aroma yang lebih kuat. Menurutnya, satu siung bawang putih lokal mampu memberikan cita rasa yang setara dengan beberapa siung bawang putih impor. "Pemerintah melalui Kementerian Pertanian telah menyatakan bahwa apabila produksi bawang putih lokal meningkat, daya saingnya juga akan diperkuat melalui pengurangan kuota impor," jelasnya.
 
Kepala BRMP Bali Dr. drh. I Made Rai Yasa, M.P., menyampaikan bahwa demplot bawang putih di Subak Sidakarya menggunakan varietas Lumbu Putih yang dinilai sesuai dengan kondisi agroekosistem dan ketinggian tempat di wilayah tersebut. BRMP Bali juga akan memberikan pendampingan teknis kepada petani mulai dari penerapan teknologi budidaya hingga evaluasi hasil sebagai bagian dari upaya memastikan keberhasilan pengembangan kawasan. "Kami berharap demplot ini menjadi sarana edukasi bagi petani dan penyuluh, sekaligus mampu mengembalikan optimisme petani untuk mengembangkan bawang putih dataran rendah di Denpasar. Kami akan mendampingi petani semaksimal mungkin agar pengembangan ini berhasil," ujarnya.
 
Sementara itu, Pekaseh Subak Sidakarya, I Made Redika, mengungkapkan bahwa pada era 1980-an bawang putih lokal pernah berkembang di tiga subak di Denpasar Selatan, termasuk Subak Sidakarya, bahkan menjadi salah satu komoditas khas wilayah tersebut. "Kini, dengan pendampingan dan sentuhan teknologi dari BRMP Bali bersama para penyuluh pertanian, kami optimistis bawang putih akan kembali berkembang dan menjadi komoditas unggulan di Subak Sidakarya," ungkapnya.
 
Melalui kegiatan ini, BRMP Bali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kawasan hortikultura berbasis inovasi dan pendampingan teknologi guna meningkatkan produktivitas, mengurangi ketergantungan terhadap impor, serta memperkuat kemandirian pangan nasional.
Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    BRMP Bali & Petrokimia Gresik Uji Pupuk Organik Hayati untuk Kentang
    07 Sep 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Gelar Gertam Padi Percepat PM-AAS di Denpasar Selatan, Produktivitas Ditargetkan Meningkat
    10 Agu 2026 - By Admin
  • Thumb
    Subak Buruan Tanam Padi Cakrabuana Dukung PM-AAS Tabanan
    10 Agu 2026 - By Admin
  • Thumb
    Perluas PM-AAS Gianyar, BRMP Bali Bagikan Benih Padi
    08 Agu 2026 - By Admin
  • Thumb
    Percepat PM-AAS, BRMP Bali Salurkan Benih Cakrabuana Agritan untuk “Petani Champion” di Bangli
    08 Agu 2026 - By Admin

tags

bawang putih denpasar brmp bali demplot bawang putih hortikultura indonesia pertanian bali subak sidakarya

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected] / [email protected] https://bali.brmp.pertanian.go.id

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved