KOORDINASI DAN MONITORING LTT PADI DI KABUPATEN BANGLI TAHUN 2026
Bangli, 20 Pebruari 2026 - Dilaksanakan Koordinasi Luas Tambah Tanam (LTT) Padi untuk mendorong percepatan tanam dan realisasi target tanam padi tahun 2026 serta mendukung program ketahanan pangan Nasional. Koordinasi bertempat di BPP Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Hadir pada acara tersebut Katimker Penyuluh Kabupaten Bangli, PPL beberapa wilbin di Kecamatan Bangli serta Tim dari BRMP Bangli.
Koordinasi juga bertujuan untuk meningkatkan sinergi antar instansi untuk pencapaian target LTT Padi dan mengoptimalkan peran penyuluh dalam pendampingan petani serta mengidentifikasi kendala di lapangan.Koordinasi diawali dengan penyampaian target pusat, untuk LTT Padi Kabupaten Bangli tahun 2026 seluas 3.933 hektar dan data LBS Kabupaten Bangli 1967 hektar.
Made Atmika, selaku Katimker Penyuluh Kabupaten Bangli menyampaikan dukungan dalam pengawalan program Ketahanan Pangan Nasional serta memohon pendampingan dan arahan dari BRMP sebagai upaya untuk percepatan realisasi tanam di lapangan.
Sementara itu dari BRMP Bali, Ni Ketut Kasih Sukraeni selaku penanggung jawab LTT Kabupaten Bangli memberikan arahanan perlunya kerjasama dan sinkronisasi data agar tidak terjadi selisih data LTT antara data E_pusluh dan data harian yang direkap oleh petugas data di Dinas Kabupaten. "Selain koordinasi dilakukan juga monitoring persiapan tanam / pengolahan lahan di 2 Subak yaitu, Subak Lagaan seluas 38,18 hektar dan Subak Palak seluas 21 hektar yang sudah mengalami alih fungsi lahan seluas 6 hektar untuk pembangunan GOR" ungkapnya.
Dikatakan pula pengolahan lahan sudah menggunakan teknologi alsintan namun masih mengalami kendala dalam pengoperasian alat / operatornya yang sangat sedikit. Dengan koordinasi dan monitoring ke lapangan diharapkan capaian LTT Padi di Kabupaten Bangli dapat terealisasi sesuai dengan target dan mendukung program swasembada pangan Nasional
(TIM LTT BANGLI)