BRMP Bali Menjadi Narasumber Seminar dan AWATARA Awards di Universitas Udayana
Jumat, 24 April 2026 - Bertempat di Ruang Sidang 1, Lantai 3 Gedung Pasca Sarjana Kampus Universitas Udayana Denpasar, Kepala BRMP Bali Dr. drh. I Made Rai Yasa, MP menjadi narasumber pada acara seminar dan AWATARA Awards dengan tema” Kesejahteraan Hewan Sebagai Fondasi Produk Pangan, serta Peran Akademisi Dalam Pengembangan Ayam KUB Berkelanjutan”.
Rangkaian dari peringatan Word Veterinary Day oleh Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BRMP Bali menyampaikan materi terkait potret pertanian di Provinsi Bali, sementara itu Kapoksi Penerapan dan Penilaian Kesesuaian BRMP Bali, drh. I Putu Agus Kertawirawan, M.Si., sebagai narasumber utama menyampaikan materi terkait “Potensi dan Inovasi Pengembangan Ayam Buras Unggul (KUB) di Provinsi Bali”.
Acara ini merupakan inisiasi dari Animal Welfare Training Research and Assesment (AWATARA) yang merupakan unit sertifikasi di bawah Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana yang berfokus pada kegiatan pelatihan, penelitian dan penilaian kesejahteraan hewan. Dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana Prof. Dr. drh I. G Ngurah Sudisma, M.Si dan dihadiri undangan dari Fakultas Pertanian, Peternakan dan Pariwisata Universitas Udayana, Dinas Pertanian dan Pangan Provinsi Bali, Dinas Pertanian Kabupaten Badung, Dinas Pertanian Kota Denpasar, dan Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Dinas Pariwisata Kota Denpasar, Dinas Pariwisata Kabupaten Badung, hingga perwakilan mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Hewan, Pertanian dan Peternakan Universitas Udayana.
Turut diundang para pelaku usaha kuliner yang memanfaatkan ayam buras dalam produk kulinernya seperti, Rumah Makan (RM) Bebek dan Ayam Goreng Mas Budi, RM Kampoeng Pedas, RM Ayam Goreng Weepang, RM Betutu Men Tempeh 1978, RM Men Tempeh Ibu Ferry dan RM Soto Ayam Surabaya.
Kegiatan seminar tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan penerapan kesejahteraan hewan khususnya pada kegiatan budidaya ayam buras serta potensi pengembangan ayam buras unggul (KUB) dalam mendukung potensi pasar kuliner yang menawarkan produk ayam buras di Bali.
Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan penghargaan AWATARA Awards kepada pelaku usaha rumah makan atas dukungannya dalam penggunaan potensi lokal (ayam buras) dalam usaha bisnis mereka. Pelaku usaha berharap pengembangan ayam buras di bali lebih ditingkatkan untuk mendukung penyediaan bahan baku daging ayam buras bagi pelaku usaha rumah makan yang memanfaatkan ayam kampung/buras di Bali.