BRMP Bali Ikuti Rapat Koordinasi LTT dan Bimtek Ubinan Tanaman Pangan
Gianyar, 24 September 2025 – Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Bali turut serta dalam kegiatan Rapat Koordinasi LTT yang dirangkaikan dengan Bimbingan Teknis (Bimtek) pendataan dan pengambilan ubinan tanaman pangan. Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali dan dilaksanakan di Subak Pangkung, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar.
Rapat koordinasi diikuti oleh semua penyuluh se Kabupaten Gianyar dan diawali dengan praktek lapangan panen pengubinan langsung dilahan petani dengan aplikasi yg dari BPS. Hasil panen ubinan didapatkan sebesar 6,170Kg setara dengan 9,8 Ton/Ha GKP, 8,5Kg/Ha GKG dengan rata2 kadar air 24%.
Ir. Nyoman Swastika, M.Si., Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali dalam arahannya, menekankan pentingnya kegiatan ini untuk merefresh kembali tata cara pengambilan data ubinan di lapangan. “Tujuan pertemuan ini adalah memastikan data yang diperoleh benar-benar akurat sebagai dasar kebijakan menuju swasembada pangan. Selain itu, rapat ini juga mencari solusi atas adanya selisih antara luas tanam dengan luas panen, serta perbedaan data antara penyuluh dan KSA. Kami mohon untuk teman2 penyuluh diikutkan dalam panen ubinan dengan petugas BPS Kabupaten,” ujarnya.
Dari pihak BPS Provinsi Bali, Sapto Wintardi, S.Si., M.Si., selaku Ketua Tim Statistik Pertanian, menjelaskan Bimtek cara ubinan dilaksanakan di tiga kabupaten, yaitu Badung, Tabanan, dan Gianyar. Targetnya adalah meminimalkan selisih data antara BPS dan penyuluh. "Statistik pertanian memiliki tiga dasar yakni statistik dasar (oleh BPS), statistik sektoral (oleh kementerian/lembaga), dan statistik khusus (oleh lembaga tertentu). Tidak ada data yang salah, namun data bisa tidak layak apabila memiliki margin error hingga 25%. Karena itu, perlu adanya pengecekan lokasi segmen dan subsegmen secara bersama-sama" jelasnya.
BRMP Bali yang diwakili oleh Agung Prijanto, S.P, M. Agb., selaku Penanggung Jawab LTT Kabupaten Gianyar, menyampaikan komitmen penuh mendukung kegiatan ini. “BRMP Bali siap mendampingi pendataan dan pengubinan bersama BPS Provinsi Bali serta jajaran di Kabupaten Gianyar. Kami mengucapkan terima kasih atas kerja keras semua pihak, karena capaian LTT di Gianyar per 23 September 2025 telah mencapai 96% dari target kesanggupan Kabupaten Gianyar sebesar 1.600 Ha” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang TPH Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar, Ni Made Yuliani Putri, SP, M. Agb. , yang hadir mewakili Kepala Dinas Pertanian Gianyar, menyampaikan target dan realisasi LTT bulan Januari-September 2025. “Dinas siap mendampingi BPS untuk bersama-sama melakukan ubinan di lokasi-lokasi yang telah ditentukan, sehingga data luas panen dari penyuluh dan KSA dapat lebih relevan,” tegasnya.