Badung Antisipasi Inflasi Jelang Galungan dan Kuningan dengan Pengembangan Bunga Gumitir
Badung 26 Mei 2026 - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus melakukan langkah antisipasi terhadap potensi inflasi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah pengembangan budidaya bunga gumitir sebagai sarana upakara yang kerap mengalami kenaikan harga saat hari raya.
Kenaikan harga bunga gumitir dinilai dapat berdampak pada inflasi daerah serta menurunkan daya beli masyarakat. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Badung mengembangkan budidaya bunga gumitir seluas dua hektare yang berlokasi di Subak Sulangai, Desa Sulangai, Kecamatan Petang, dan Subak Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal.
Dalam mendukung program tersebut, pemerintah memberikan bantuan sarana dan prasarana pertanian berupa benih, pupuk, obat-obatan, serta mulsa hitam perak kepada para petani.
Guna memastikan hasil panen sesuai harapan dan proses budidaya berjalan sesuai standar, Dinas Pertanian dan Pangan juga menggelar pertemuan teknis di masing-masing lokasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 25 Mei di Balai Subak Sulangai dan 26 Mei di BPP Abiansemal.
Pada kegiatan itu, penyuluh dari BRMP Bali hadir sebagai narasumber. Putu Sugiarta, S.P., M.Agb., menyampaikan materi mengenai persiapan lahan dan teknik budidaya gumitir. Sementara itu, I Made Astika, S.P., memberikan materi tentang pengendalian hama dan penyakit pada tanaman gumitir.
Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Hal itu terlihat dari hangatnya sesi diskusi yang berlangsung selama acara. Para petani juga berharap adanya pendampingan berkelanjutan hingga tahap budidaya berhasil dan menghasilkan panen optimal.
Penulis: Astika & Sugiarta