Atasi Keterbatasan Air Petani Desa Manggis Karangasem Tanam Padi Gogo Situ Bagendit
Karangasem, 6 Juni 2026 - Penyuluh BRMP Bali bersama Penyuluh BPP Kecamatan Manggis melaksanakan pendampingan dan survei terhadap petani penerap teknologi digital, smart farming, dan pertanian modern dilaksanakan di Subak Belong, Desa Manggis, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem.
I Wayan Ardana, anggota Subak Belong, mengatakan sudah menggunakan teknologi modern dalam berbudidaya padi gogo. Pengolahan lahan menggunakan traktor, pengairannya juga sudah menggunakan irigasi perpompaan. Untuk varietas padi yang ditanam Ardana mengaku menggunakan varietas Situ Bagendit. Alasannya karena keterbatasan air khususnya musim kemarau. "Kami awalnya mendapat bantuan benih padi gogo Situ Bagendit dari BRMP Bali. Padi ini cocok untuk lahan kami yang ketersediaan airnya terbatas" ungkapnya.
Koordinator BPP Kecamatan Manggis, Anas Rizki Bachtiar, SP., M.Agb., yang turut mendampingi petani mengakui bahwa varietas Situ Bagendit memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya tahan terhadap penyakit blast dan bakteri hawar daun, memiliki bentuk tanaman tegak, serta gabah berbentuk panjang ramping. Selain itu, varietas ini juga fleksibel karena dapat dibudidayakan di lahan sawah maupun lahan kering."Nasinya pulen dan umur panen relatif singkat sekitar 115 Hari" ujarnya.
Penyuluh wilayah binaan Desa Manggis, Erick Wisnu Wardana, S.P., menyampaikan terimakasih kepada BRMP Bali atas dukungannya dalam penyediaan benih padi unggul untuk petani. "Kami berharap varietas Situ Bagendit dapat berkembang lebih luas, khususnya di Desa Manggis dan Kabupaten Karangasem pada umumnya. Sehingga mampu meningkatkan produksi panen dan kesejahteraan petani" ujarnya.
Sementara itu Penyuluh BRMP Bali, Desak Made Rai Puspa, mengingatkan pentingnya penggunaan varietas unggul guna mengurangi risiko serangan hama dan penyakit tanaman. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap memfasilitasi petani yang mengalami kesulitan dalam memperoleh benih padi gogo unggul.