• Jl. By Pass Ngurah rai
  • (0361) 720498, WA Center +6285826262022
  • [email protected]
Logo Logo
  • Beranda
  • Profil
    • Overview
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Tugas & Fungsi
    • Pimpinan
    • Satuan Kerja
    • Sumber Daya Manusia
  • Informasi Publik
    • Portal PPID
    • Standar Layanan
      • Maklumat Layanan
      • Waktu dan Biaya Layanan
    • Prosedur Pelayanan
      • Prosedur Permohonan
      • Prosedur Pengajuan Keberatan dan Penyelesaian Sengketa
    • Regulasi
    • Agenda Kegiatan
    • Informasi Berkala
      • LHKPN
      • LHKASN
      • Rencana Strategis
      • DIPA
      • RKAKL/ POK
      • Laporan Kinerja
      • Capaian Kinerja
      • Laporan Keuangan
      • Laporan Realisasi Anggaran
      • Laporan Tahunan
      • Daftar Aset/BMN
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
      • Daftar Informasi Publik
      • Standar Operasional Prosedur
      • Daftar Informasi Dikecualikan
      • Kerjasama
  • Publikasi
    • Buku
    • Pedum/ Juknis
    • Infografis
  • Reformasi Birokrasi
    • Manajemen Perubahan
    • Deregulasi Kebijakan
    • Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik
    • Penataan dan Penguatan Organisasi
    • Penataan Tata Laksana
    • Penataan Sistem Manajemen SDM
    • Penguatan Akuntabilitas
    • Penguatan Pengawasan
  • Layanan
Thumb
100 dilihat       04 Maret 2026

Anggota Komisi IV DPR RI Mendukung BRMP Bali Menjadi Verifikator Bantuan Pemerintah untuk Petani

Denpasar, 4 Maret 2026 – Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali (BRMP Bali) didampingi para Kapoksi serta Kelsi Penyuluh Provinsi Bali melakukan audiensi ke Rumah Aspirasi Anggota Komisi IV DPR RI, Adi Wiryatama, S.Sos., M.Si., di Tabanan. Hadir pula dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Provinsi Bali, dan Dinas Pertanian Tabanan. Tujuan audiensi untuk membahas mekanisme pengusulan Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) untuk Bantuan Pemerintah di bidang Pertanian. Dimana dalam Permentan Nomor 2 Tahun 2026 BRMP Bali mempunyai tugas sebagai verifikator akhir sebelum usulan diserahkan ke Eselon 1 yang dituju.
 
Menanggapi hal tersebut Anggota Komisi IV DPR RI, Adi Wiryatama, S.Sos., M.Si., menyatakan mendukung BRMP Bali ikut mengawasi Banpem mulai dari verifikasi CPCL sampai diterima oleh Kelompok tani atau Gapoktan. Sehingga sesuai arahan Presiden Banpem ataupun subsidi dari pemerintah tepat sasaran dan bisa dirasakan manfaatnya oleh rakyat.
Menyinggung pertanian di Bali secara umum, Adi Wiryatama berkali-kali menekankan agar petani di Bali didorong untuk menerapkan modernisasi pertanian dan smart farming. Baginya smart farming akan menguntungkan bagi petani. Karena dengan smart farming penggunaan sumberdaya dapat seefisien mungkin. “Kita perlu belajar dari negara Jepang dan China, bagaimana mereka mengelola pertanian dengan menerapkan teknologi modern dan smart farming. Dengan sumberdaya yang sangat terbatas mereka mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas dan usahatani merekapun menjadi usaha yang menguntungkan” ungkapnya.
 
Terkait padi menurut Adi Wiryatama, Bali saat ini kekurangan alat rice milling yang lebih modern untuk menghasilkan beras yang premium. “Sehingga gabah dari Bali tidak lari keluar daerah untuk diolah jadi beras premium. Karena itu akan menimbulkan cost yang lebih tinggi. Akhirnya mengakibatkan harga beras premium di Bali cukup tinggi. Dengan menghasilkan beras premium sendiri harga beras premium di Bali akan lebih terjangkau. Karena itu, permasalahan ini akan saya perjuangkan di pusat” ungkapnya.
Sementara itu Kepala BRMP Bali, Dr. drh, I Made Rai Yasa, M.P., Dalam diskusinya menyampaikan siap untuk menjalankan Permentan No 2 Tahun 2026. Akan tetapi karena eBanper belum siap untuk sementara mekanisme pengusulan proposal dilakukan secara manual dengan BRMP Bali sebagai verifikator akhir sebelum dikirim ke pusat.
 
Menanggapi program-program pertanian di Bali, Rai Yasa, mengatakan sangat dibutuhkan dukungan dan perhatian dari pemerintah pusat. “Cukup banyak permasalahan pertanian yang perlu mendapat perhatian. Diantaranya masalah banyaknya kerusakan jaringan irigasi yang menyebabkan terganggunya pengairan lahan pertanian. Semakin berkurangnya lahan pertanian dan menurunnya tingkat kesuburan lahan” ungkapnya.
Prev Next

- Admin


Pencarian

Berita Terbaru

  • Thumb
    Pengembangan Pertanian Organik di Subak Jaka Dukung Pertanian Ramah Lingkungan di Bali
    29 Mei 2026 - By Admin
  • Thumb
    Badung Antisipasi Inflasi Jelang Galungan dan Kuningan dengan Pengembangan Bunga Gumitir
    28 Mei 2026 - By Admin
  • Thumb
    Tindak Lanjut Kerjasama, BRMP Bali Serahkan Benih Jeruk Sitaya kepada SMAN 5 Denpasar
    27 Mei 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Ikuti Sosialisasi dan Workshop Input serta Verifikasi CPCL E-Banper Dirjen Perkebunan
    27 Mei 2026 - By Admin
  • Thumb
    BRMP Bali Hadiri Panen Perdana Padi Sri Sedana di Gianyar
    25 Mei 2026 - By Admin

tags

bali maju bantuan pemerintah beras premium brmp bali cpcl dpr ri info pertanian irigasi kementan komisi iv modernisasi pertanian petani bali smart farming tabanan

Kontak

(0361) 720498, WA Center +6285826262022
(0361) 720498
[email protected]

JL. By Pass Ngurah Rai Gang Pertanian Nomor 1A Pesanggaran, Denpasar Selatan, kota Denpasar 80222, Bali Indonesia

 

© 2026 - 2026 Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Bali. All Right Reserved